Usai Temui Kang Emil, Khofifah Sambut Anies Baswedan

KANDIDAT CAPRES: Gubernur Khofifah bertemu Gubernur Anies Baswedan di Balai Kota Madiun. Bicara Pilpres 2024? | Foto: IST
KANDIDAT CAPRES: Gubernur Khofifah bertemu Gubernur Anies Baswedan di Balai Kota Madiun. Bicara Pilpres 2024? | Foto: IST

MADIUN, Barometerjatim.com – Usai menemui Gubernur Jabar, Ridwan Kamil alias Kang Emil di Gedung Sate Bandung beberapa waktu lalu, Minggu (25/4/2021) pagi Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyambut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Kedua kepala daerah kandidat Capres 2024 itu bertemu di Balai Kota Madiun, sebelum bertolak ke Dusun Alas Pecah, Desa/Kecamatan Geneng, untuk menghadiri penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemprov DKI dengan Pemkab Ngawi.

Didampingi Wali Kota Madiun Maidi, Anies dan Khofifah terlihat berbincang akrab di halaman Balai Kota Madiun, sambil sesekali melemparkan candaan dan senyum ke arah wartawan.

Setelahnya, Anies bersama Khofifah menaiki satu mobil menuju Dusun Alas Pecah. “Saya nebeng mobilnya ibu gubernur ya,” canda Anies yang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kemudian masuk semobil dengan Khofifah.

Di Kabupaten Ngawi, bersama Khofifah dan Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, Anies menandatangani kesepakatan kerja sama sistem resi gudang terkait penyediaan pangan untuk warga Jakarta.

Sistem resi gudang itu nantinya ditargetkan bisa menyimpan 1.000 ton beras epanjang 2021 untuk memenuhi kebutuhan warga ibu kota.

Dalam sambutannya, Anies menyatakan, kerja sama penyediaan pangan dengan daerah lain ini merupakan kerja sama yang berkeadilan, baik bagi Pemprov DKI Jakarta maupun petani-petani di daerah.

“Saya ingin sampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama yang baik ini. Tujuan kita dalam kerja sama ini adalah, satu, pemenuhan kebutuhan pangan di Jakarta terpenuhi dengan baik,” katanya.

“Kedua, para petani memiliki sistem kerja yang memungkinkan mereka meningkat kesejahteraannya, sehingga petani kita tidak terus menjadi yang paling akhir menikmati nilai tambah dari kegiatan produksi beras,” sambungnya.

Selain itu, kata Anies, kerja sama ini bentuk balas budi warga Jakarta terhadap petani, karena selama ini warga Jakarta memiliki ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah.

Bantah Terkait Pilpres 2024

Sementara terkait pertemuannya dengan Khofifah, Anis membantah ada pembahasan soal Pilpres 2024. Menurutnya, pihaknya sedang berbicara tentang kebutuhan pangan, ketahanan pangan.

“Dan ingin memastikan bahwa harga di perkotaan mendapatkan suplai yang terjamin. Di sisi lain, kami ingin berbalas budi dengan petani, dengan membangun sistem yang berkeadilan,” katanya.

Ke depan, dia juga berharap bisa bekerja sama dengan Pemprov Jatim. “Kita memulai sebuah babak baru kerja sama dengan Ngawi dan insyaallah dengan Jatim,” katanya.

Sedangkan Khofifah menuturkan, komunikasi dirinya dengan Anies selama ini cukup baik. Khususnya antara Pemprov Jatim dengan Pemprov DKI Jakarta.

Apalagi keduanya sama-sama juru bicara (Jubir) Joko Widodo-Jusuf Kalla di Pilpres 2014. “Dulu lho kita sama-sama Jubir,” ujar Khofifah sembari tertawa.

Sebelumnya, Senin (19/4/2021), Khofifah mendatangi Gedung Sate (kantor Pemprov Jabar) untuk bertemu dengan Gubernur Ridwan Kamil. Saat itu, Khofifah juga membantah pertemuannya terkait politik Pilpres 2024.

» Baca Berita Terkait Pilpres 2024