Polisikan Akun Hina NU, Ansor Surabaya: 3 Kali Kita Tabayyun!

HINA NU: Mundir (kiri) melaporkan akun FB yang dinilai menghina NU ke Maplrestabes Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ ROY HS
HINA NU: Mundir (kiri) melaporkan akun FB yang dinilai menghina NU ke Maplrestabes Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – PC GP Ansor Surabaya — Banom pemuda Nahdlatul Ulama (NU) — melaporkan akun Facebook bernama M Zakaria Al Anshori ke Polrestabes Surabaya, Senin (27/7/2020).

Akun tersebut dilaporkan terkait dugaan ujaran kebencian (hate speech) lantaran dianggap menghina NU, kiai, Ansor, dan Banser. “Termasuk ada satu poin yang mengarah ke presiden,” kata Wakil Ketua PC GP Ansor Surabaya, M Mundir di Mapolrestabes.

Terlebih, tandas Mundir, sudah tiga kali dilakukan tabayyun (klarifikasi) namun pemilik akun tetap melakukan ujaran kebencian. “Sebelumnya kita sudah tabayyun, tiga kali, tapi tetap membuat ulah yang sama,” ucapnya.

“Kita sebagai kader NU otomatis harus menjaga marwah NU, Ansor, Banser, termasuk kiai-kiai NU. Ini menjadi tanggung jawab kami sebagai kader. Akunnya asli, orang Surabaya,” tegasnya.

Menurut Mundir, lewat akun Facebook-nya, Zakaria Al Anshori sering sekali membuat postingan yang berisi ujaran kebencian terhadap NU. Tercatat sejak Juni hingga Juli 2020 ada enam postingan yang dinilai benada hate speech.

“Perbuatan M Zakaria Al Anshori tidak bisa ditoleransi dan dipandang remeh. Sebab, dampaknya sangat besar dan dapat menimbulkan perpecahan antarkelompok maupun bangsa,” katanya.

“Apabila tetap dilakukan pembiaran, ditakutkan dapat menimbulkan konflik sosial dan menyulut amarah kader NU dan Ansor Surabaya. Tentunya, kita semua tidak ingin persekusi main hakim sendiri terjadi kembali di Kota Surabaya,” imbuhnya.

BERKAS DITERMA: Ansor Surabaya laporkan akun FB Zakaria Al Anshori usai tiga kali tabayyun. | Foto: Barometerjatim.com/ ROY HS
BERKAS DITERMA: Ansor Surabaya laporkan akun FB Zakaria Al Anshori usai tiga kali tabayyun. | Foto: Barometerjatim.com/ ROY HS

» Baca Berita Terkait Nahdlatul Ulama