Coklit di Rumah Khofifah, Ketua KPU RI Dijamu Lontong Kikil

COKLIT: PPDP menempelkan stiker di kediamana Khofifah tanda sudah di-Coklit. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
COKLIT: PPDP menempelkan stiker di kediamana Khofifah tanda sudah di-Coklit. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Suasana hangat terlihat saat Ketua KPU RI, Arief Budiman mengunjungi kediaman Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Jalan Jemursari VIII/124 Surabaya, Minggu (26/7/2020).

Kedatangan Arief bersama Ketua KPU Jatim, Choirul Anam beserta para komisioner KPU Surabaya untuk mendampingi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) sebagai salah satu tahapan Pilkada serentak, 9 Desember mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menunjukkan foto copy Kartu Keluarga (KK) dan KTP kepada petugas PPDP. Berkas ini sebagai syarat kelengkapan bagi setiap warga masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya pada Pilkada serentak 2020.

Usai mendampingi PPDP melakukan Coklit, Arief menuturkan ada dua hal dari kedatangnnya di kediaman Khofifah. Pertama, memastikan apakah PPDP sudah mengerjakan Coklit sesuai dengan ketentuan peraturan yang belaku.

Kedua, karena yang didatangi tokoh setempat, maka diharapkan bisa menjadi edorse terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2020, sekaligus menjadi sarana sosialisasi agar kedatangan PPDP disambut para pemilih dengan menyediakan datanya.

“Mungkin kalau di tempat lain, jangan meniru-niru Bu Gubernur, di dalam lengkap soalnya. Ada kikilnya, ada lontongnya, he.. he..” seloroh mantan ketua KPU Jatim itu sambil melirik Khofifah.

Ya, kedatangan Arief dan rombongan disambut hangat Khofifah dengan jamuan aneka makanan khas Jatim. Ada lontong kikil hingga rawon. Namun Arief menandaskan, yang diperlukan PPDP bukan jamuan, melainkan penyediaan data yang akan dicocokkan dengan data yang masuk di KPU.

Lalu bagi masyrakat yang ingin memastikan apakah namanya sudah masuk atau belum ke dalam daftar pemilih, bisa juga melakukannya secara online.

“Klik lindungihakpilihmu.kpu.co.id. Nah, di situ bisa cek apakah nama anda sudah masuk daftar pemilih atau tidak,” ucapnya.

Arief menambahkan, kegiatan Coklit dilakukan mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2020 yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan secara ketat.

“Supaya tahapan penyelenggaraan Pemilu mampu menjadi salah satu bagian atau upaya pencegahan, penyebaran Covid-19. Jadi justru kita ingin mendorong masyarakat patuh menerapkan protokol kesehataan yang ketat,” paparnya.

Pemprov Dukung Penuh

KELENGKAPAN DATA: Khofifah memberikan kelengkapan data kepada PPDP saat di-Coklit. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KELENGKAPAN DATA: Khofifah memberikan kelengkapan data kepada PPDP saat di-Coklit. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Sementara Khofifah menyampaikan, melindungi hak pilih menjadi bagian yang penting. Dia pun meminta masyarakat ketika ada petugas Coklit yang datang agar menerimanya. “Tugas kita untuk memberikan dukungan kepada para petugas Coklit,” katanya.

Mantan Menteri Sosial itu juga menegaskan, Pemprov Jatim akan mendukung sepenuhnya dari seluruh proses yang sedang berjalan, terutama yang saat ini dalam koordinasi KPU Jatim.

“Tadi kami di dalam yang sebetulnya agak lama, justru diskusi bagaimana seluruh petugas ini dapat terlindungi dalam suasana yang masih pandemi Covid-19,” katanya.

Sebab, papar Khofifah, apa yang dilakukan KPU dan jajarannya merupakan tugas dan pengabdian yang membutuhkan dedikasi serta komitmen yang luar biasa. Maka cara mendukung proses konsolidasi demokrasi lewat Pilkada, antara lain dengan memberikan ruang kepada petugas PPDP, PPS, dan semuanya.

Support apa yang ada dalam regulasi KPU,” ucap Khofifah. Termasuk upaya KPU yang akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat pemungutan suara untuk menghindari kerumunan. “Itu sangat membutuhkan dukungan kedisiplinan kita,” tandasnya.

Karena itu, kata Khofifah, andai ada petugas KPU yang reaktif Covid-19, Pemprov Jatim mempersilakan fasilitasnya untuk digunakan, termasuk tempat isolasi di gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim.

“Dan seterusnya, kalau swab-nya positif dan seterusnya. Tentu kita semua berharap para petugas dalam keadaan sehat,” ujar Khofifah.

DAMPINGI COKLIT: Arief Budiman dan Choirul Anam pamit kepada Khofifah usai Coklit. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
DAMPINGI COKLIT: Arief Budiman dan Choirul Anam pamit kepada Khofifah usai Coklit. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

» Baca Berita Terkait Pilkada 2020