Permintaan Tinggi, Produk Olahraga Ngebut di Era Pandemi

SEHAT DI MASA PANDEMI: Sepeda produk Garmin, selain untuk hobi juga menjaga kesehatan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SEHAT DI MASA PANDEMI: Sepeda produk Garmin, selain untuk hobi juga menjaga kesehatan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Selain penerapan protokol kesehatan, pola gaya hidup sehat sangat penting di masa pandemi Covid-19. Hal itu membuat peluang bisnis peralatan olahraga dan kesehatan tumbuh lantaran permintaan terus meningkat.

Peluang ini ditangkap Garmin, salah satu merek produk dari Amerika Serikat (AS) yang gencar memperluas pasarnya di Surabaya dengan menggandeng Doran Gadget.

Produk-produk Garmin terlihat dominan menghiasi gerai Doran Gadget yang baru dibuka di Pakuwon Mall Surabaya, Jumat (18/12/2020). Ini merupakan gerai ketiga Doran Gadget setelah sebelumnya membuka di WTC dan Tunjungan Plaza.

CEO Doran Gadget, Jhonny Thio Doran membenarkan outlet ketiga ini memang berbeda karena menyematkan produk-produk Garmin.

“Jadi produk Garmin sangat lengkap di sini, agar kita dapat memenuhi kebutuhan di masyarakat Surabaya Barat,” kata Jhonny.

Doran Gadget bahkan menyiapkan 50 persen ruang untuk berbagai macam produk merek Garmin. Mulai keluaran lama hingga terbaru. Termasuk lini produk Garmin bagi para penghobi olahraga sepeda.

“Produk Garmin terbaru sangat update. Mulai Fenix 6 dan Garmin Text X untuk sepeda. Memang kita mempertajam lini dan produk bagi pesepeda,” katanya.

Di toko ini, lanjut Johnny, pengunjung bisa langsung mencoba produk Garmin secara leluasa, karena Doran Gadget menyediakan tempat yang luas dan lebar.

Ada bermacam demo line asli agar pengunjung benar-benar bisa melihat, mencoba, dan merasakan kecanggihan Garmin. Antara lain mampu mendeteksi kalori dan efektivitas olahraga sehari-hari.

Menurut Jhonny, respons pasar terhadap produk Garmin juga sangat tinggi meski harganya dibanderol mulai Rp 2 juta hingga Rp 50 juta. Doran Gadget bahkan sering kehabisan stok.

“Jadi malah sering kehabisan. Apalagi saat Covid-19 ini masyarakat semakin sadar kesehatan, sehingga penjualan Garmin meningkat dan sampai kekosongan barang juga,” ungkapnya.

Selama pandemi, tambah Jhonny, pertumbuhan penjualan produk jam olahraga memang meningkat drastis. “Mulai April-Mei kita ada peningkatan 20, 30, 50 persen, sehingga kita menjadi dua kali lipat,” tandasnya.

Optimistis Capai Target

JAM TANGAN KESEHATAN: Jhonny Thio Doran (kanan), tunjukkan jam tangan kesehatan Garmin. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
JAM TANGAN KESEHATAN: Jhonny Thio Doran (kanan), tunjukkan jam tangan kesehatan Garmin. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Jhonny mengungkapkan, meski sedang pandemi, perusahaan berupaya tetap bisa berkembang melalui strategi guna mencapai target yang sudah dirancang sejak awal Januari 2020.

“Kalau pandemi ini banyak perusahaan atau kompetitor menekan rem, tapi justru itu sebenarnya adalah kesempatan buat kita untuk menekan gas,” jelasnya.

“Jadi, kita gas sekencang-kencangnya agar pada saat kondisi kembali normal lagi, kita sudah jauh di depan dibandingkan dengan kompetitor lainnya,” sambungnya.

Dia optimistis pada 2021 ekonomi akan kembali normal. Apalagi vaksin telah ditemukan dan Presiden Jokowi telah menyimpulkan vaksin dibagikan secara gratis.

“Maka, kami semua sangat optimis bahwa di 2021 ekonomi Indonesia secara umum secara global sudah kembali normal, kita bisa menjadi jauh lebih baik dari 2020. Growth kita targetkan hingga 30-50 persen,” katanya.

» Baca Berita Terkait Ekonomi Bisnis