Senin, 15 Agustus 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

PDIP Surabaya Kenang Tjahjo Kumolo: Dampingi Megawati, Ajarkan Kesabaran Revolusioner

Berita Terkait

BERPULANG: Tjahjo Kumolo tutup usia, rakyat Indonesia termasuk kader PDIP di Kota Surabaya berduka. | Foto: IST
BERPULANG: Tjahjo Kumolo tutup usia, rakyat Indonesia termasuk kader PDIP di Kota Surabaya berduka. | Foto: IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo meninggal dunia, Jumat (1/7/2022). Berpulangnya Tjahjo membawa kesedihan bagi segenap rakyat Indonesia, termasuk para kader PDIP di Kota Surabaya.

“Kami, keluarga besar PDIP Kota Surabaya menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Menteri PAN-RB Bapak Tjahjo Kumolo ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono.

“Selamat jalan, Pak Tjahjo. Karena beliau begitu dekat dengan para kader, kami biasa memanggil beliau Mas Tjahjo. Semoga beliau mendapat tempat termulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” lanjut Adi.

Tjahjo menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP periode 2010-2015, mendampingi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Itu masa ketika partai berlambang banteng moncong putih tersebut menempuh jalan oposisi, di luar jalur pemerintahan Presiden SBY.

“Ketika itu Mas Tjahjo aktif turun ke daerah-daerah, menata organisasi PDIP dan memberi suntikan semangat kepada kader-kader di bawah. Di Surabaya, Juni 2011, Mas Tjahjo hadir di tengah-tengah puluhan ribu peserta jalan sehat peringatan Bulan Bung Karno di Jalan Raya Darmo dan Taman Bungkul,” kenang Adi.

Berkat kerja keras dan gotong royong seluruh kader PDIP dan dukungan masyarakat luas, akhirnya PDIP bisa memenangkan Jokowi dalam Pilkada DKI Jakarta 2012. Prestasi ini terus berlanjut memenangkan Jokowi dalam Pilpres 2014, sekaligus membawa PDIP menjadi pemenang Pemilu Legislatif 2014.

“Mas Tjahjo termasuk yang mengajarkan kepada kami tentang kesabaran revolusioner, sembari terus bergerak di tengah rakyat di masa ketika PDIP menempuh jalan terhormat, menjadi oposisi di luar pemerintahan. Akhirnya, melalui Pemilu, PDIP kembali memimpin pemerintahan di negeri ini,” lanjutnya.

Adi menambahkan, Tjahjo adalah sosok kader teladan yang kaya pengalaman. Sebelum menjadi Menteri PAN-RB, dia adalah Menteri Dalam Negeri pada 2014-2019. Tjahjo juga pernah menjadi anggota DPR RI.

“Mas Tjahjo seorang kader yang bukan hanya punya kompetensi dalam setiap tugas dan amanah yang diembannya, tetapi juga sangat menjiwai bagaimana nilai-nilai Pancasila dibumikan dalam praktik kebijakan publik,” kata Adi.

“Seperti bagaimana ketika menjadi Mendagri, beliau selalu membela pemenuhan hak administrasi kependudukan bagi kelompok-kelompok yang rentan diskriminasi,” jelasnya.

Adi mendoakan seluruh kesalahan Tjahjo diampuni Tuhan Yang Maha Kuasa, serta amal ibadahnya diterima. “Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketegaran dalam melewati situasi yang tidak mudah ini,” katanya.

» Baca berita terkait PDIP. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -