Rabu, 28 September 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Ombak di Kolam Renang, BMKG Jatim: Tak Ada Sinyal Gempa

Berita Terkait

TINJAU LOKASI: Kolonel Laut (P) Bayu Alisyabana, meninjau kolam renang Tirta Krida yang terekam dalam video memunculkan gelombang. | Foto: Barometerjatim.com/NATHA LINTANG
TINJAU LOKASI: Kolonel Laut (P) Bayu Alisyabana, meninjau kolam renang Tirta Krida yang terekam dalam video memunculkan gelombang. | Foto: Barometerjatim.com/NATHA LINTANG
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jatim memastikan, ombak di kolam renang yang viral di media sosial dan ramai diberitakan, bukan berasal dari kejadian kegempaan yang tercatat di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya.

“Pada saat kejadian dimaksud, sensor gempa Stasiun Geofisika Tretes tidak mencatat adanya sinyal gempa,” terang Koordinator BMKG Jatim, Mohammad Nurhuda dalam pernyataan tertulis, Selasa (2/10).

Siaran pers ini dikeluarkan BMKG, agar masyarakat tidak resah atas beredarnya video terkait gelombang di Kolam Renang Renang Tirta Krida Puslatdiksarmil (Pusat Latihan Pendidikan Dasar Militer) AL Lanudal Juanda, Sidoarjo.

• Baca: Dinilai Minim, Pagu Anggaran Basarnas-BMKG Dikritik

“Masyarakat kami imbau, agar tidak terpengaruh dengan berita-berita yang meresahkan dan tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tandas Nurhuda.

Sebelumnya beredar video viral berdurasi 2,17 menit di media sosial, yang merekam peristiwa di Kolam Renang Tirta Krida Puslatdiksarmil AL Lanudal Juanda.

Dalam rekaman video yang diambil penjaga kolam bernama, Iksan, tampak air kolam bergerak seperti ombak laut dengan hempasan cukup kuat.

• Baca: Lamongan Siapkan 27 Truk Bantuan ke Palu dan Donggala

Menurut Komandan Pangkalan Udara TNI AL Juanda, Kolonel Laut (P) Bayu Alisyabana, gelombang yang terjadi tersebut bukan rekayasa.

“Kejadian itu tidak ada rekayasa dari alat apapun. Karena kami tidak mempunyai alat pembuat gelombang,” katanya saat meninjau lokasi kolam renang.

Sementara Iksan menuturkan, kejadian tersebut direkam pada Jumat (28/9) petang sekitar pukul 17.20 WIB itu. Menurutnya, tiba-tiba air di dalam kolam bergelombang, lalu dia menafsirkan akan ada bencana di Tanah Air.

• Baca: Gempa Donggala, Kemensos Gerak Cepat Kirim Logistik

Sebab, dari pengalaman sebelumnya, seperti saat terjadi tsunami di Aceh dan Nias beberapa tahun lalu, air di kolam renang tersebut juga bergelombang, sama persis dengan yang terjadi pada 28 September lalu.

Entah kebetulan atau tidak, pasca kejadian di kolam renang yang ditunggunya, gempa terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Tidak tahu ini ketepatan atau hal lainnya. Saya tidak tahu, saya serahkan kepada Allah Swt,” katanya.•

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -