ODP Naik Tajam! Khofifah: Jangan Anggap Sepele Corona

JANGAN ANGGAP SEPELE: Khofifah,jangan anggap sepele penyebaran Corona di Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
JANGAN ANGGAP SEPELE: Khofifah,jangan anggap sepele penyebaran Corona di Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) terkait penyebaran virus Corona (Covid-19) di Jatim naik tajam. Hingga Senin (23/3/2020) tercatat 1.405 atau naik 406 dari sehari sebelumnya sebanyak 999.

“Kalau kita lihat kemarin yang ODP di Jatim kemarin tercatat 999, kenaikannya cukup signifikan,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Begitu pula dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Merujuk data Pemprov Jatim, dari 88 naik menjadi 125. Sementara pasien positif masih sama dengan sehari sebelumnya, yakni 41 orang.

Menurut Khofiifah, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pencegahan Corona agar tidak semakin meluas di Jatim, termasuk dengan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boed dan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan.

Khofifah juga melakukan evaluasi dari berbagai imbauan yang dilakukan semua lini, sektor dan level. Begitu pula imbauan dari aparat desa desa, kecamatan, Pemkot dan Pemprov sudah dilakukan.

“Tetapi masih banyak masyarakat yang  rupanya belum mengikuti imbauan ini. Sehingga saya kembali menyampaikan bahwa penyebaran Covid-19, ODP-nya kemarin 999 sekarang 1045, jangan pernah menganggap sepele hal ini,” paparnya.

KIAN MELUAS: Peta penyebaran Covid-17 di Jatim hingga Senin, 23 Maret 2020 pukul 17.00 WIB. | Grafis: Pemprov Jatim
KIAN MELUAS: Peta penyebaran Covid-17 di Jatim hingga Senin, 23 Maret 2020 pukul 17.00 WIB. | Grafis: Pemprov Jatim

Khofifah meminta agar warga menghindari keramaian, jangan membuat kegiatan yang menghadirkan orang. Kemudian ada maklumat Kapolri yang itu juga akan menjadi referensi dari jajaran Polda dan Polres.

“Kami juga kembali imbau, hiburan-hiburan malam yang belum ditutup sementara tolong segera tutup,” kata Khofifah.

“Penutupan ini akan berlaku sampai dengan nanti, ketika kita sudah memastikan bahwa tidak ada lagi wabah Covid-19 di Jatim,” imbuhnya.

» Baca Berita Terkait Virus Corona