NPL di Bawah 3%, Khofifah Harap Bank Jatim Jadi Penyalur KUR

SALURKAN KUR LAGI: Bank Jatim, diharapkan Khofifah kembali jadi penyalur KUR setelah NPL-nya di bawah 3 persen. | Foto: IST
SALURKAN KUR LAGI: Bank Jatim, diharapkan Khofifah kembali jadi penyalur KUR setelah NPL-nya di bawah 3 persen. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa berharap PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jatim atau Bank Jatim bisa kembali menjadi penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Saya sudah mengkomunikasikan dengan gubernur BI (Bank Indonesia), dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), supaya BPD Jatim bisa mendapatkan kesempatan kembali untuk menjadi implementor KUR,” kata Khofifah di Surabaya, Jumat (10/1/2020).

Tahun ini, menurut Khofifah, kemungkinan KUR mencapai Rp 190 triliun dengan interest 6 persen. Dengan demikian, UMKM akan memberikan ruang yang lebih longgar bagi pertumbuhan perekonomian di Jatim.

“Kekuatan Jatim itu adalah di UMKM. Survivalitas, sustainability dari UMKM di Jatim luar biasa. Oleh karena itu, saya berharap BPD Jatim bisa mendapatkan kesempatan sebagai penyalur KUR,” ucapnya.

“Beberapa tahun terakhir ini BPD belum diberi kesempatan menjadi penyalur KUR. Dulu pernah, tapi kemudian dihentikan. Mudah-mudahan bisa kembali dilakukan, supaya lebih masif sapaannya kepada pelaku UMKM,” imbuhnya.

Bukankah KUR tidak bisa turun karena NPL (Non Performing Loan) tinggi? Khofifah tak memungkiri hal itu. Namun gubernur yang juga ketua umum PP Muslimat NU itu sudah mengkomunikasikannya dengan gubernur BI dan OJK.

NPL Bank Jatim sempat tinggi, menurut Khofifah, karena dulu ada investasi untuk infrastuktur di luar Pulau Jawa yang kemudian mandek dan itu mempengaruhi NPL Bank Jatim secara keseluruhan.

“Tapi kalau dari kredit yang disalurkan, di luar dari kredit untuk infrastruktur pada saat itu, sesungguhnya NPL-nya sudah di bawah 3 persen,” katanya.

Hal itu penting untuk dikomunikasikan dengan OJK dan gubernur BI dan Khofifah sudah melakukannya.

“Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan kesempatan sebagai penyalur KUR, sehingga pertumbuhan UMKM termasuk koperasi kita bisa lebih masif lagi di tahun ini,” harapnya.

» Baca Berita Terkait Bank Jatim, UMKM