Lihat Jalan Rusak di Jatim? Lapor Aja ke Aplikasi Jalak Loewe

JALAN LOEWE: Gatot Sulistyo Hadi, luncurkan aplikasi Jalan Rusak Lapor Dewe. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
JALAN LOEWE: Gatot Sulistyo Hadi, luncurkan aplikasi Jalan Rusak Lapor Dewe. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Anda melihat jalan rusak di Jatim dan berharap segera diperbaiki? Tak perlu lagi bingung kemana harus mengadu, karena Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jatim membuat kemudahan lewat aplikasi “Jalak Loewe” akronim dari Jalan Rusak Lapor Dewe.

“Pasti tertangani! Pasti tertangani! Asalkan (laporannya) lengkap,” ujar Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim, Gatot Sulistyo Hadi memberi garansi saat ditemui di Surabaya, Minggu (29/12/2019).

Kalaupun setelah dicek ternyata bukan kewenangan provinsi tapi kabupaten misalnya, Gatot tetap akan meneruskan aduan masyarakat lewat aplikasi Jalak Loewe ke PU kabupaten.

“Kita kan komit dengan aplikasi ini. Kalau (foto jalan rusak) sudah di-upload ke publik, tentunya saya juga tidak tinggal diam untuk penanganan jalan ini,” ujar Gatot.

Aplikasi Jalak Loewe isinya memang cukup sederhana. Setelah men-download di Google Play Store, masyarakat yang ingin melaporkan jalan rusak cukup menampilkan foto dan lokasi jalan rusak yang dimaksud.

“Kita sendiri personelnya juga kurang, enggak mungkin menangani 1.421 Km se-Jatim sekalipun dijaga oleh 11 UPT (Unit Pelayanan Teknis). Karena itu saya berharap kepedulian masyarakat, agar jika ada jalan berlubang segera tertangani,” paparnya.

Gatot juga akan menggencarkan sosialisasi aplikasi ini di 2020, mengingat hingga kini Jalak Loewe baru diunduh 100 lebih pengguna smartphone android.

“Tahun depan akan semakin digiatkan dengan sosialisasi yang gencar, karena masukan dari masyarakat bisa membantu kami dalam penanganan jalan,” ujarnya.

Aplikasi ini, tandas Gatot, juga seiring dengan semangat Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memanfaatkan teknologi untuk menyosialisasikan program.

“Ibu Gubernur kan menghendaki, zamannya sudah teknologi digital, tentunya kita tidak bisa tinggal diam. Teknologi itu yang harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ucap Gatot.

» Baca Berita Terkait Dinas PU Bina Marga Jatim