Ketua PWNU Jatim: Insyaallah Gus Hans Wali Kota Surabaya

KELUARGA NU: Gus Hans (baju merah) menghadiri penutupan Konferwil XIV Ansor Jatim di Malang. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KELUARGA NU: Gus Hans (baju merah) usai penutupan Konferwil XIV Ansor Jatim di Malang. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

MALANG, Barometerjatim.com – ‘Daya berisik’ Zahrul Azhar As’ad di bursa Pilwali Surabaya 2020, rupanya menarik perhatian Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Marzuki Mustamar.

Bahkan Kiai Marzuki menyebut tokoh muda yang akrab disapa Gus Hans itu, berpeluang terpilih menjadi wali kota Surabaya pasca kepemimpinan Tri Rismaharini alias Risma.

“Gus Hans, insyaallah dadi wali kota Surabaya niki mangke (mudah-mudahan menjadi wali kota nanti),” katanya saat memberikan taushiyah pada penutupan Konferwil XIV PW GP Ansor Jatim di pesantren asuhannya, Ponpes Sabilurrosyad, Minggu (28/7/2019) malam.

Dukungan di Pilwali Surabaya tersebut, bisa jadi karena sebagai sesama keluarga pesantren dan warga NU. Apalagi Gus Hans pernah menjabat ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) PWNU Jatim.

Menanggapi peluang yang dibaca Kiai Marzuki, Gus Hans menyampaikan terima kasih dan berharap hal itu menjadi doa, terutama dari seorang kiai yang sekaligus bisa memberikan motivasi.

“Ini menjadi motivasi untuk menyemangati, dan selayaknya yang sepuh menyemangati yang muda,” katanya.

Dalam perjalanan ke mobil mengantar Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa yang hadir untuk menutup acara, sayup-sayup terdengar Kiai Marzuki dan Gus Hans membicarakan soal Pilwali Surabaya.

Ditanya terkait pembicaraan itu, Gus Hans menuturkan, Kiai Marzuki menanyakan tentang jumlah kursi Parpol yang sudah dimiliki maupun yang belum, sebagai salah satu syarat pencalonan.

“Mungkin beliau belum tahu, berapa persyaratan jumlah kursi yang dijadikan syarat untuk maju,” kata Gus Hans.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya, Gus Hans