Jumat, 20 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Kembalikan Formulir, Nurhayati Diiringi ‘Restu’ SBY

Berita Terkait

YAKIN DAPAT TIKET: Nurhayati Ali Assegaf usai mengembalikan formulir pendaftaran Cagub ke kantor DPD Partai Demokrat Jatim di Jalan Kertajaya Indah, Surabaya, Rabu (26/7). | Foto: Barometerjatim.com/BAYAN AR
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Anggota Komisi I DPR RI, Nurhayati Ali Assegaf menjadi pendaftar pertama yang mengembalikan formulir bakal Cagub-Cawagub lewat penjaringan Partai Demokrat.

Usai mengembalikan formulir, Nurhayati yakin bakal mendapat ‘tiket’ dari Demokrat karena menyebut langkahnya ikut penjaringan direstui Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Artinya, sebagai Waketum (Demokrat) saya tidak mungkin tidak izin beliau (SBY),” kata Nurhayati usai mengembalikan formulir ke kantor DPD Partai Demokrat Jatim di Jalan Kertajaya Indah, Surabaya, Rabu (26/7).

• Baca: Konstituen Bakal Pecah Jika Demokrat Tak Usung Khofifah

Keyakinan Nurhayati bakal mendapat tiket karena dia mengklaim memiliki basis massa riil, khususnya dari Malang Raya yang merupakan Dapilnya. Terlebih, dia mengaku maju bukan karena ambisi kekuasaan.

“Tapi dorongan dari rakyat yang ingin saya maju Pilgub, melanjutkan kepemimpinan Pakde Karwo (Gubernur Jatim Soekarwo),” tandasnya.

Nurhayati mengambil formulir penjaringan bakal Cagub-Cawagub pada 12 Juli dan tercatat sebagai pendaftar pertama. Saat mengembalikan formulir, dia juga yang pertama. Bahkan lebih dulu dari Wagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang ‘inden’ sejak 1 Juni.

• Baca: Elektabilitas Rendah, Demokrat Tak Istimewakan Gus Ipul

Selain Nurhayati dan Gus Ipul, sejumlah nama yang mendaftar yakni Inspektur Jatim, Nurwiyatno yang mendaftar pada 16 Juli; Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim, La Nyalla M Mattalitti (17/7); dan Analis Kebijakan Madya Bidkum Mabes Polri, Kombes Pol Syafi’in (21/7).

Di sisi lain, berembus kabar Khofifah Indar Parawansa juga akan mengikuti penjaringan via Demokrat. Informasinya, Menteri Sosial yang juga Ketum PP Muslimat NU ini akan mengambil formulir pada 31 Juli.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -