Kehilangan Nasi Goreng Jancuk, Suites Hotel Bikin Nasgor JK

NASI GORENG JK: Kehilangan Nasi Goreng Jancuk, Suites Hotel luncurkan Nasi Goreng JK. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
NASI GORENG JK: Kehilangan Nasi Goreng Jancuk, Suites Hotel luncurkan Nasi Goreng JK. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Siapa tak tahu Nasi Goreng Jancuk, salah satu ikon kuliner warga Surabaya yang begitu fenomenal. Tapi siapa sangka, pembuatnya, Surabaya Suites Hotel justru kehilangan brand tersebut setelah dipatenkan pihak lain.

Tak mau berebut merek, Suites Hotel lantas memunculkan Nasi Goreng JK. Varian nasi goreng (Nasgor) baru yang diklaim lebih pedas, lebih gurih, bahkan lebih nendang dari Nasi Goreng Jancuk.

“Jadi kita mau rebranding lagi untuk menu nasi goreng. Dulu ada namanya Nasi Goreng Jancuk ya. Memang fenomenal, namun karena diklaim dan dipatenkan seseorang jadi kita istilahnya ngalah,” kata Executive Chef Surabaya Suites Hotel, Chef Nehemia Christfian, Minggu (16/8/2020).

“Jadi kita buat varian baru dengan cita rasa yang justru lebih nonjok, lebih nendang, dan secara persentase lebih berbobot. Kita angkat kelasnya juga. Mulai sekarang kita sudah punya dua varian, yang lama secara perlahan kita tinggalkan,” sambungnya.

Jika menu Nasi Goreng Jancuk hanya ada satu varian, terang Chef Christ, Nasi Goreng JK menawarkan dua varian baru, yakni Nasi Goreng JK Seafood dan Nasi Goreng JK Original.

Soal tingkat kepedasan, hem.. jangan tanya! Chef Christ mengklaim Nasi Goreng JK jauh lebih pedas. Tapi jika tak semua orang suka super pedas yang ditawarkan, bisa order level kepedasan di bawahnya.

“Kita cuma ada dua level, yaitu pedas dan super pedas,” katanya, sembari menunjuk nasi goreng berwarna merah menyala dan putih.

Bagaimana dengan rasa? “Yang merah itu lebih ke Jawa. Kalau yang putih kolaborasi, karena bumbunya saya padu,” kata Chef Christ.

Memang, lanjutnya, sepintas orang menganggap Nasi Goreng JK rasanya oriental, tapi karakternya justru dibuat lokal Surabaya. “Surabaya itu unik. Maunya pedes, gurih, soal manis nomor sekian,” katanya.

Dibanderol Hingga Rp 250 Ribu

DUA VARIAN: Chef Christ tawaran dua varian Nasi Goreng JK, varian original dan seafood. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
DUA VARIAN: Chef Christ tawaran dua varian Nasi Goreng JK, varian original dan seafood. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Meski muncul dengan varian baru, soal porsi besar yang menjadi kekhasan Suites Hotel tetap dipertahankan.

“Beratnya ini dua kilogram untuk 5-6 orang, tapi sebenarnya bisa lebih dari itu, 7-8 orang. Cabainya per porsi setengah kilo untuk level super pedas. Jadi porsi tetap sama, tapi kita juga menjual porsi 2-3 orang,” jelasnya.

Harga? Jika Nasi Goreng Jancuk dibanderol Rp 144 ribu, Nasi Goreng JK  sedikit lebih mahal. Varian seafood dibanderol sampai Rp 250 ribu, sedangkan varian original (ayam) di bawah Rp 200 ribu.

“Kalau dengan harga lama (Rp 144 ribu), untuk jumlah yang seperti itu (varian baru) kita sangat berat sekali. Harga yang baru sedikit lebih, apalagi yang varian seafood,” ucapnya.

LEBIH NENDANG: Nasi Goreng JK lebih pedas, lebih guruh, dan lebih nendang. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
LEBIH NENDANG: Nasi Goreng JK lebih pedas, lebih guruh, dan lebih nendang. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

» Baca Berita Terkait Kuliner