Kaget Rasakan Gempa, Walpri Berlarian Lindungi Khofifah!

PANIK: Acara pelantikan dan Rakerwil Barikade Gus Dur Jatim terhenti karena rasakan gempa. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PANIK: Acara pelantikan dan Rakerwil Barikade Gus Dur Jatim terhenti karena rasakan gempa. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gempa bumi berkekuatan 6,7 skala richter yang berpusat di 90 km barat daya Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021) siang, membuat pengawal pribadi (Walpri) Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa berlarian. Kok?

Ceritanya, siang itu Khofifah menghadiri Pelantikan dan Rakerwil DPW Barisan Kader (Barikade) Gus Dur Jatim di Islamic Center, Surabaya. Saat Ketua Umum DPP Barikade Gus Dur, Priyo Sambadha memberikan sambutan, tiba-tiba gedung ‘bergoyang’ beberapa saat.

Karuan saja seisi ruangan kaget, bahkan sebagian terlihat berhamburan sambil mengingatkan ada gempa. Termasuk dua orang Walpri Gubernur Khofifah, Bripda Yuyun Widia Wati dan Bripda Nur Halimatus Sakdiyah, yang semula mengawal agak jauh langsung berlari untuk melindungi gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

Priyo yang berdiri di atas mimbar pun terlihat kaget dan sempat menghentikan pidatonya. Setelah semua terlihat tenang, beberapa kader Gus Dur kemudian memintanya agar acara dilanjut kembali.

Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad. Lanjut Ketum.. lanjut Ketum. Barokah Gus Dur,” katanya. “Baik, aman ya?” timpal Priyo seraya melanjutkan kembali pidatonya.

Sementara itu Khofifah menuturkan, dari update yang diterima bahwa gempa yang berpusat di Malang tersebut juga dirasakan sejumlah wilayah, termasuk Surabaya, Kediri, Mojokerto, Trenggalek, Ponorogo, bahkan hingga Yogyakarta.

“Pusat gempa dari kita ini 217 kilometer, (berkekuatan) 6,7 SR. Mudah-mudahan semua di antara kita dijaga dan diselamatkan oleh Allah,” kata Khofifah.

“Mudah-mudahan Allah kuatkan kesabaran kita semua, memasuki bulan Ramadhan mudah-mudahan menambah ketakwaan kita, Allah meluaskan rizki kita halalan thayyiban mubarakan,” tambah gubernur yang juga  Ketum PP Muslimat NU itu.

Semua Lini Gerak Cepat

BARIKADE GUS DUR: Khofifah di acara pelantikan dan Rakerwil Barikade Gus Dur Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
BARIKADE GUS DUR: Khofifah di acara pelantikan dan Rakerwil Barikade Gus Dur Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Atas kejadian ini, Khofifah juga menyampaikan duka mendalam. Sebab, sejauh ini dilaporkan sejumlah kabupaten/kota terdampak. Hingga sore, juga dilaporkan ada korban meninggal baik di Lumajang maupun di  Kabupaten Malang.

“Sampai petang ini, laporan yang sampai ke kami, ada warga yang  meninggal dunia dari Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang maupun Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang karena tertimpa longsoran saat gempa terjadi. Ada lagi yang dilarikan ke Rumah Sakit,” paparnya.

Mantan Menteri Sosial itu juga mengatakan, ada beberapa kabupaten/kota yang terdampak kuat dari gempa yang terjadi. Paling parah di Kabupaten Malang, tepatnya di Kecamatan Dampit dan  Jabung.

Lalu Kabupaten Lumajang, terutama di Kecamatan Tempursari dan Pronojiwo, serta Kabupaten Blitar terutama di Kecamatan Wates dan Binangun.

Hingga kini, Khofifah menyebut bahwa seluruh pihak, Forkopimda Jatim bersama tiga bupati yang wilayahnya terdampak terus melakukan koordinasi. Gerak cepat dan tanggap atas terjadinya bencana dilakukan secara simultan.

Tim BPBD kabupaten/kota dan dari BPBD Jatim juga langsung turun ke titik-titik yang membutuhkan reaksi tanggap kebencanaan dan evakuasi. Begitu pula relawan Tagana sudah berada di lokasi.

“Kita sudah mengirimkan tim untuk turun langsung ke titik-titik yang mengalami dampak parah, agar segera dilakukan pengamanan dan juga evakuasi,” ucapnya.

» Baca Berita Terkait Gempa Malang