Jokowi: Jangan Dibalik, Justru Tiongkok ‘Antek’ Indonesia

BUKAN ANTEK ASENG: Capres JOkowi tepis isu soal TKA saat menghadiri Apel Siaga Pemenangan Partai Nasdem Jatim di Surabaya, Ahad (28/10). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
BUKAN ANTEK ASING: Capres JOkowi tepis isu soal TKA saat menghadiri Apel Siaga Pemenangan Partai Nasdem Jatim di Surabaya, Ahad (28/10). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Capres nomor urut satu, Joko Widodo (Jokowi) menjawab semua isu yang dinilai hanya untuk mendiskreditkan dirinya, kinerja pemerintah, serta membodohi rakyat. Salah satunya terkait Tenaga Kerja Asing (TKA).

“Berkaitan dengan TKA, isunya mengatakan bahwa ada lebih dari 10 juta tenaga kerja dari Tiongkok, itu hoax,” tegas Jokowi saat menghadiri Apel Siaga Pemenangan Partai Nasdem Jatim di JX International, Surabaya, Minggu (28/10).

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh, serta sejumlah tokoh nasional maupun Jatim. Termasuk Gubernur yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Soekarwo serta Gubernur Jatim terpilih 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa.

• Baca: Gus Ipang: Saya Bingung Kalau Ada Orang Tak Pilih Jokowi

Jokowi lantas menyampaikan, angka 10 juta itu bukan jumlah TKA tapi persetujuan terkait turis asing asal Tiongkok yang akan masuk Indonesia. “10 juta itu adalah tanda tangan kita dengan Tiongkok untuk turis. Turis! bukan tenaga kerja, bukan!” jelasnya.

Indonesia ambil bagian dalam persetujuan tersebut, karena ada 180 juta turis dari Tiongkok yang menjadi rebutan negara-negara di seluruh dunia.

“Kita tanda tangan, komitmennya minimal 10 juta akan datang ke Indonesia, itu turis. Kalau yang tenaga kerja dari Tiongkok kurang lebih hanya 24 ribu,” tegasnya.

“Jangan rakyat dibohongi dengan data-data yang ngawur. Itu yang saya bilang kemarin, politik sontoloyo ya seperti itu.”

“Justru tenaga kerja kita yang ada di Tiongkok ada 80 ribu. Artinya yang di sana (Tiongkok) justru antek Indonesia,” kata Jokowi yang disambut aplaus panjang 10 ribu lebih kader Nasdem yang mengikuti apel siaga.

“Jangan dibalik-balik kita yang antek asing, karena lebih banyak tenaga kerja kita yang ada di sana. Ini harus dijawab secara jelas,” sambungnya.

Tak hanya TKA asal Tiongkok yang puluhan ribu, jumlah TKA dari seluruh negara yang ada di Indonesia dibandingkan dengan jumlah penduduk bahkan tidak sampai satu persen, cuma 0,03 persen.

• Baca: Erick Thohir Tak Kenal Jokowi, Kok Mau Jadi Ketua Timses?

“Coba dilihat di UEA 80,2 persen, di Arab Saudi 33,78 persen, di Brunai 32,45 persen, di Singapura 24,38 persen dan di Malaysia 5,44 persen. Kita ndak ada satu persen,” jelasnya.

Data-data ini disampaikan Jokowi, agar rakyat mendapatkan informasi yang benar. “Jangan rakyat dibohongi dengan data-data yang ngawur. Itu yang saya bilang kemarin, politik sontoloyo ya seperti itu,” ucapnya.

» Baca Berita Terkait Jokowi, Pilpres 2019, Nasdem