Erick Thohir Tak Kenal Jokowi, Kok Mau Jadi Ketua Timses?

RUMAH ASPIRASI: Erick Thohir usai meresmikan Rumah Aspirasi Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) di Surabaya, Jumat (26/10). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
RUMAH ASPIRASI: Erick Thohir usai meresmikan Rumah Aspirasi Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) di Surabaya, Jumat (26/10). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Semula, Erick Thohir bukanlah orang yang kenal — apalagi akrab — dengan Joko Widodo (Jokowi) atau KH Ma’ruf Amin. Tapi mengapa bersedia menjadi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) alias tim sukses (Timses) pasangan nomo urut satu tersebut?

“Saya tidak kenal beliau-beliau, saya tidak dekat sama beliau-beliau. Tetapi sekarang berjuang bersama beliau-beliau, karena sama visinya bagaimana kita harus terus memajukan Indonesia,” katanya saat meresmikan Rumah Aspirasi Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) di Surabaya, Jumat (26/10).

Menurut Erick, apa yang dikerjakan Jokowi terlihat nyata. Bagaimana dia membangun wilayah perdesaan dengan dana desa, hingga meluncurkan program-program kerakyatan, di antaranya lewat Kartu Indonesia Sehat (KIS) maupun Kartu Indonesia PIntar (KIP).

• Baca: Erick Thohir: Gerakan Tanpa Bola Khofifah Sangat Hebat

“Tentu harus kita teruskan, sehingga ekonomi berputar makin besar, tidak hanya di atas tapi juga di bawah. Dengan ekonomi berputar, harapan kesejahteraan untuk seluruh bangsa kita terus meningkat,” paparnya.

Menurut Erick, itu adalah perjuangan yang sangat baik, lillahi ta’ala. “Saya juga melihat bagaimana beliau (Jokowi) dalam kesehariannya yang luar biasa, pekerja keras, shalatnya rajin dan terus berpikir untuk rakyat,” ucapnya.

Dia mencontohkan ketika Jokowi bertukar pikiran dengan banyak pihak terkait penggratisan tol Jembatan Suramadu (Surabaya-Madura). “Istilahnya beliau, ini dibangun untuk rakyat kenapa dimintai uang lagi dari rakyat,” katanya.

• Baca: Erick Thohir Bisa ‘Ganggu’ Sumber Logistik Prabowo-Sandi

Di sisi lain, Erick juga bersyukur karena jumlah relawan Jokowi-Ma’ruf untuk pemenangan di Pilpes 2019 bertambah pesat. Dari semula hanya 108 kelompok relawan, kini tercatat hingga 700.

“Mohon juga ada saran atau kritik untuk saya pribadi ataupun tim pemenangan. Dengan kita saling terbuka, saling bekerja sama, gotong royong, insyaallah pilihan kita 01 bisa terus berlanjut satu periode lagi,” katanya.