Harapan Kaji Sholah Kandas! Rekomendasi PDIP untuk Kartika

REKOM PDIP: Kartika Hidayati (kanan) saat terima rekomendasi dari PDIP dan Kaji Sholah (kiri). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
REKOM PDIP: Kartika Hidayati (kanan) saat terima rekomendasi dari PDIP dan Kaji Sholah (kiri). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Kandas sudah harapan Sholahuddin mendapatkan rekomendasi dari PDIP untuk maju di Pilbup Lamongan 2020. Ini setelah “Partai Banteng” lebih memilih menduetkan Wabup Kartika Hidayati dengan kadernya yang juga ketua DPC PDIP Lamongan, Sa’im.

Rekomendasi PDIP diterima Kartika bersamaan dengan empat pasangan lainnya penerima rekomendasi tahap ketiga Pilkada serentak 2020 wilayah Jatim di kantor DPD PDIP Jatim, Jalan Kendangsari, Surabaya, Selasa (11/8/2020).

Apakah rekomendasi untuk Kartika tersebut, sekaligus jawaban PDIP setelah merasa dipermalukan Kaji Sholah — sapaan akrab Sholahuddin — lantaran sempat menolak rekomendasi?

“Ya apakah ini jawaban atau tidak, itulah faktanya, he.. he..” kata Kusnadi. “Tapi ya saya ingin sampaikan, bahwa Pak Sholahuddin juga sudah minta maaf kepada saya, bahkan bikin pernyataan.”

Sebagai pribadi, Kusnadi menerima permohonan maaf tersebut. Tapi sebagai institusi, PDIP akhirnya lebih memilih Kartika yang juga ketua PC Muslimat NU Lamongan.

Sebenarnya, Februari 2020, sesuai surat dari DPP PDIP Nomor 1196/IN/DPP/II/2020, rekomendasi Partai Banteng untuk Pilbup Lamongan 2020 diberikan kepada pasangan Kaji Sholah-Sa’im.

Dalam surat, DPP PDIP juga memerintahkan agar masing-masing calon bupati dan wakilnya yang bakal diusung di Pilkada serentak 2020 untuk datang ke kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Namun saat pengumuman rekomendasi gelombang pertama, 19 Februari 2020, tak ada nama Kaji Sholah-Sa’im. Pun ketika rilis gelombang kedua, 7 Juli 2020, lagi-lagi nama keduanya tidak termasuk yang diumumkan.

Kusnadi menyampaikan rekomendasi tersebut tak kunjung diturunkan, lantaran ada penolakan dari Kaji Sholah. “Sebagai ketua DPD, saya juga sedih sampai calonnya sendiri menolak,” kata Kusnadi.

“Padahal di PDIP ya seperti itu fair saja, dilakukan segala pertimbangan dan sebagainya, tapi kemudian calonnya menolak ya sudah,” sambungnya.

Demi menjaga harga diri partai, Kusnadi yang juga Ketua DPRD Jatim mengatakan PDIP akan berpikir ulang untuk mempertimbangkan memberikan rekomendasi ke Kaji Sholah.

Namun saat dikonfirmasi Barometerjatim.com, 28 Juli 2020, Kaji Sholah membantah kalau dirinya menolak rekomendasi dari PDIP. “Bukan (menolak)!” tegasnya. Apalagi di level DPC sudah melakukan deklarasi koalisi antara PKB, PDIP, dan Gerinda.

Dia menyebut, akan lebih dulu mengonsultasikan dengan PKB. “Ini PKB belum mengeluarkan, nanti takutnya tersinggung dan sebagainya, gitu lho,” papar Aspri Wapres RI, KH Ma’ruf Amin tersebut.

Kaji Sholah juga memastikan semuanya sudah clear, dan optimistis rekomendasi PDIP tetap akan diberikan ke dirinya. Tapi kenyataan berbicara lain, setelah PDIP lebih memilih duet Kartika-Sa’im untuk maju di Pilbup Lamongan 2020.

DIUSUNG PDIP: Kusnadi (dua dari kiri) usai menyerahkan rekomendasi untuk Kartika Hidayati. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
DIUSUNG PDIP: Kusnadi (dua dari kiri) usai menyerahkan rekomendasi untuk Kartika Hidayati. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

» Baca Berita Terkait Pilbup Lamongan