Bantah Tolak Rekom PDIP, Kaji Sholah: Tunggu Bareng PKB!

DUKUNG KAJI SHOLAH: Koalisi PKB, PDIP, Gerindra dukung Sholahuddin di Pilbup Lamongan 2020. | Foto: Barometerjatim.com/ DOK
DUKUNG KAJI SHOLAH: Koalisi PKB, PDIP, Gerindra dukung Sholahuddin di Pilbup Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/ DOK

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Februari 2020, sesuai surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Nomor 1196/IN/DPP/II/2020, rekomendasi partai banteng untuk Pilbup Lamongan 2020 diberikan kepada pasangan Sholahuddin-Sa’im.

Sholahuddin yang akrab disapa Kaji Sholah merupakan kader Nahdlatul Ulama (NU) yang juga Aspri Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin, sedangkan Sa’im adalah ketua DPC PDIP Kabupaten Lamongan.

Dalam surat, DPP PDIP juga memerintahkan agar masing-masing calon bupati dan wakilnya yang bakal diusung di Pilkada serentak 2020 untuk datang ke kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Namun saat pengumuman rekomendasi gelombang pertama, 19 Februari 2020, tak ada nama Sholahuddin-Sa’im. Pun ketika rilis gelombang kedua, 7 Juli 2020, lagi-lagi nama keduanya tidak termasuk yang diumumkan.

Ada apa? Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi menyampaikan rekomendasi tersebut tak kunjung diturunkan lantaran ada penolakan dari calon yang bersangkutan — meski tak menyebut nama Kaji Sholah.

“Sebagai ketua DPD, saya juga sedih sampai calonnya sendiri menolak. Padahal di PDIP ya seperti itu fair saja, dilakukan segala pertimbangan dan sebagainya, tapi kemudian calonnya menolak ya sudah,” katanya.

Demi menjaga harga diri partai, Kusnadi yang juga Ketua DPRD Jatim mengatakan PDIP akan berpikir ulang untuk mempertimbangkan memberikan rekomendasi ke calon tersebut.

“Tentu kita akan berpikir tapi apapun itu (rekomendasi) adalah kewenangan DPP. Sudah saya sampaikan ke DPP dan saya sangat menyesal, saya merasa bersalah kenapa sampai calon yang akan diberikan rekom menolak, itu kesalahan saya,” ucapnya.

Ditangguhkan, Keluar Bareng

TOLAK REKOM: Kusnadi, sebut bakal calon yang akan diusung PDIP di Lamongan tolak rekomendasi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TOLAK REKOM: Kusnadi, sebut bakal calon yang akan diusung PDIP di Lamongan tolak rekom. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Dikonfirmasi Barometerjatim.com terkait pernyataan Kusnadi, Kaji Sholah membantah kalau dirinya menolak rekomendasi dari PDIP. “Bukan (menolak)!” tegasnya, Selasa (28/7/2020).

“Begini lho. Terkait rekom PDIP ini kan, yang pasti saya tidak akan menolak rekom. Tapi ini kan kembali lagi saya konsultasikan dengan PKB (Parpol yang akan mengusungnya). Ini PKB belum mengeluarkan, nanti takutnya tersinggung dan sebagainya, gitu lho,” paparnya.

Jadi, mantan Kepala Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro tersebut, sekali lagi memastikan tidak ada penolakan rekomendasi dari PDIP.

Lha wong kita kan sudah koalisi kok terus menolak rekom itu bagaimana, kan ya ndak mungkin. Kita kan sudah deklarasi koalisi PKB, PDIP, Gerinda,” tandasnya.

“Ya istilahnya bukan menolak, tapi kami mohon untuk istilahnya ditangguhkan, bareng-bareng keluar rekom gitu. Waktu itu di bulan Februari itu, enggak tahunya ada Corona ini,” imbuhnya.

Tapi Kaji Sholah bersyukur karena semuanya sudah clear, dan dia optimistis rekomendasi PDIP tetap akan diberian ke dirinya. Apalagi hingga kini komunikasi mulai DPP, DPD hingga DPC terjalin dengan baik.

“Ya selalu ada komunikasi dong. Saya selalu komunikasi dengan baik. Jadi PDIP itu kapan pun siap mengeluarkan rekom insyaallah setelah rekom PKB keluar, masih menunggu kepastian,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait Pilbup Lamongan