Halim Iskandar Lemah di Semua Kategori Survei

PERSENTASE RENDAH: Abdul Halim Iskandar. Jangankan bersaing di trek Cagub, untuk kategori elektabilitas bakal Cawagub saja berada di peringkat lima. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pantaslah kalau Abdul Halim Iskandar yang semula bakal diusung PKB sebagai bakal Cagub, harus ‘mengikhlaskan’ posisinya untuk Saifullah Yusuf. Bukan karena demi persatuan warga NU Jatim seperti yang disebut Ketum PKB Muhaimin Iskandar, tapi karena memang lemah di semua kategori hasil survei.

Menilik hasil survei Surabaya Survey Centre (SSC) yang dirilis di salah satu hotel di Jemursari, Surabaya, Rabu (12/7), dari sisi popularitas Halim hanya berada di peringkat 9 (27,10 persen) dari 24 kandidat.

Bahkan namanya kalah populer dari Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jatim, La Nyalla Mattalitti yang berada di peringkat 8 (33,10 persen). Apalagi dibandingkan dengan kandidat terpopuler, Mensos Khofifah Indar Parawansa (90,00 persen).

• Baca: Survei SSC: Masyarakat Jatim Tolak Calon Tunggal

Dari sisi akseptabilitas, kakak kandung Muhaimin Iskandar itu juga berada di posisi 9 (20,10 persen), sedikit di atas Hasan Aminuddin (16,70 persen). Posisi sama juga diraih Halim untuk kategori elektabilitas, 1,10 persen.

Bagaimana dengan posisi bakal Cawagub? Setali tiga uang. Di kategori elektabilitas, Halim hanya menempati peringkat 5 (6 persen). Justru Abdullah Azwar Anas dan Kusnadi menjadi kandidat Cawagub yang paling diinginkan publik.

Azwar Anas memiliki elektabiitas 12,9 persen dan Kusnadi 7,5 persen, mengungguli La Nyalla (7,4 persen), Anang Hermansyah (6,9 persen), Halim Iskandar (6 persen) dan Imam Nahrawi (5,8 persen).

TAK POPULER: Abdul Halim Iskandar hanya menempati peringkat lima untuk kategori popularitas bakal calon wakil gubernur Jatim. | Grafis: Survei SSC

“Munculnya nama Azwar Anas sebagai kandidat Cawagub paling diinginkan publik karena saat ini dia menjabat sebagai bupati yang cukup berprestasi dan inovatif. Prestasinya dikenal masyaraat luas di level nasional,” kata Direktur Riset SSC, Moh Edy Marzuki.

Sementara Kusnadi saat ini menjabat ketua DPD PDIP Jatim, wakil ketua DPRD Jatim serta menjadi anggota DPRD Jatim beberapa kali periode. “Selain itu Kusnadi dikenal sebagai politisi yang mudah bergaul dan sederhana,” tambah Edy.

• Baca: Nama Mahfud MD ‘Menyelinap’ di Antara Tiga Kandidat Kuat

Baik Azwar Anas maupun Kusnadi, lanjut Edy, saat ini juga tengah mendaftar penjaringan sebagai Cawagub dari PDIP. Dalam survei SSC, PDIP tercatat sebagai Parpol pemasok kandidat Cawagub terbanyak: Azwar Anas, Kusnadi, Edy Rumpoko, Said Abdullah dan Budi Sulistyo.