Kamis, 29 September 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Emil Dinilai Sumber Elektabilitas, Pakar: Demokrat Jatim Beruntung Punya Wakil Gubernur!

Berita Terkait

SUMBER ELEKTABILITAS: Emil Dardak, nama besarnya dinilai bisa dongkrak elektabilitas Demokrat Jatim. | Foto: IST
SUMBER ELEKTABILITAS: Emil Dardak, nama besarnya dinilai bisa dongkrak elektabilitas Demokrat Jatim. | Foto: IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Partai Demokrat Jatim berpelung mendongkrak elektabilitasnya jelang Pemilu 2024. Selain soliditas partai, nama besar Ketua DPD Demokrat yang juga Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak dinilai berpengaruh besar.

“Demokrat Jatim sangat beruntung memiliki wakil gubernur. Emil bisa menjadi modal besar bagi Demokrat untuk menaikkan elektabilitas,” ujar Pakar Politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Moch Mubarok Muharam, Selasa (13/9/2022).

Emil dianggap mampu mendongkrak elektabilitas Demokrat Jatim, lanjut Mubarok, lantaran publik menilainya sebagai tokoh yang mewakili kalangan milenial dan pribadi yang cerdas.

Selain itu, pengaruh jabatan sebagai wakil gubernur menjadi modal besar, mengingat jabatan publik memiliki keuntungan untuk memperluas jaringan dan leluasa ke mana-mana.

“Tapi semuanya tergantung Emil sendiri memanfaatkan posisinya menghadapi momen politik di 2024,” kata pengamat yang juga Ketua Lembaga Transformasi (Letram) tersebut.

Mubarok menambahkan, naik atau turunnya elektabilitas Parpol dipengaruhi dua hal. Pertama, melihat performance dari DPP termasuk simbol ketua umum. Kedua, performance dari ketua DPW atau DPD.

“Sebagai simbol, keduanya beriringan. Sehingga jika keduanya menunjukkan persepsi positif di kalangan publik, maka elektabilitas partai akan naik,” katanya.

Merujuk dua faktor tersebut, jelas Mubarok, pada Pemilu 2024 Demokrat masih berpeluang menaikkan elektabilitasnya dan faktor Emil masih berpengaruh.

Namun yang menjadi catatan, keberadaan Emil masih di bawah bayang-bayang Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Sebagai wakil gubernur, eksistensi Emil  seolah kalah dengan gubernur.

“Orang tidak tahu fakta pembagian tugas gubernur dan wagub. Mestinya Emil keluar dari bayang-bayang gubernur jika ingin menaikkan elektabilitasnya ataupun Parpolnya. Dia harus menjadi dirinya sendiri,” paparnya.

Hasil terbatu survei Surabaya Survey Center (SSC) elektabilitas Partai Demokrat di Jatim masih berada di angka 6,8 persen, sama dengan perolehan Partai Golkar.

» Baca berita terkait Demokrat Jatim. Baca juga tulisan terukur lainnya Abdillah HR.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -