Dokter Gamal Incar Rekom Golkar, Begini Reaksi Gus Hans

ENERGI POSITIF: Gus Hans (kiri) dan Dokter Gamal, energi positif di bursa Pilwali Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
ENERGI POSITIF: Gus Hans (kiri) dan Dokter Gamal, energi positif di bursa Pilwali Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Kandidat Wali Kota Surabaya yang juga Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Zahrul Azhar Asumta tak masalah jika Gamal Albinsaid mengincar rekomendasi Parpolnya untuk maju di Pilwali Surabaya 2020.

“Saya sebagai kader Golkar, silakan kalau mau datang, karena Golkar memang belum membuka dan menutup pendaftaran,” ujar kiai muda yang akrab disapa Gus Hans tersebut kepada Barometerjatim.com lewat sambungan telepon dari Taiwan, Selasa (3/12/2019).

Gus Hans berada di negara berjuluk Naga Kecil Asia tersebut selama satu minggu ke depan, atas undangan pemerintah Taiwan untuk peningkatan hubungan Indonesia dan Taiwan terkait kepariwisataan dan investasi.

Tak hanya Golkar, Gus Hans juga berpendapat Gamal bisa membangun komunikasi dengan Parpol yang memang belum membuka penjaringan. “Mungkin ke PKS, PKB dan lainnya,” katanya.

Tapi kalau Parpol yang sudah menuntaskan penjaringan, yakni PDIP, Gerindra, PSI dan Nasdem, Gus Hans yakin mereka akan tertib, menjaga komitmen bakal mengusung kandidat yang ikut penjaringan.

“Saya yakin partai-partai tersebut menjaga komitmen yang dijalankannya. Saya yakin partai-partai itu tidak akan gambling dengan apa yang dilakukan, karena bisa mencederai proses di internal mereka,” katanya.

Selebihnya, Gus Hans menyambut positif langkah Gamal yang menyatakan kesiapannya maju di Pilwali Surabaya 2020.

“Ya, menurut saya menjadi energi positif dalam proses Pilwali di Surabaya, dan membuat proses ini makin berkelas,” kata pria yang juga presiden Football for Peace Interfaith Indonesia itu.

Mengapa makin berkelas? Menurut Gus Hans, Gamal punya reputasi yang baik dan terlibat di Pilpres 2019 sebagai Jubir Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Jubir kan posisi strategis. Artinya dia datang dengan bekal yang cukup, tidak asal-asalan,” kata Gus Hans yang juga Jubir Khofifah Indar-Parawansa-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018.

Gus Hans merasakan betul kematangan seseorang yang terlibat di Pilpres 2019, karena dia menjabat Sekjen Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN), elemen dari kalangan ‘hijau’ yang berandil memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya