Sangat Mungkin! Gerindra-Golkar-Nasdem Usung Gus Hans

ADA KECOCOKAN: Gus Hans (kiri) dan BF Sutadi, ada kecocokan di Pilwali Surabaya 2020. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
ADA KECOCOKAN: Gus Hans (kiri) dan BF Sutadi, ada kecocokan di Pilwali Surabaya 2020. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, BF Sutadi menyebut Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans sangat mungkin diusung Gerindra, Golkar dan Nasdem di Pilwali Surabaya 2020.

“Sangat mungkin! Ojo disimpulno (jangan disimpulkan sudah final). Jadi itu bisa (ketiga Parpol berkoalisi mengusung Gus Hans),” kata Sutadi saat menerima Gus Hans menyerahkan berkas pendaftaran di kantor Partai Gerindra Surabaya, Kamis (14/11/2019).

Gabungan Gerindra (5 kursi), Golkar (5 kursi) dan Nasdem (3 kursi), total melahirkan 13 kursi atau lebih dari cukup memenuhi syarat minimal 10 kursi untuk mengusung pasangan calon.

Namun Sutadi menegaskan, semuanya — baik bakal calon maupun koalisi — masih sangat cair. Termasuk juga menunggu siapa bakal calon yang akan diusung PDIP. “Ini akan membangun strategi nanti kita seperti apa,” tandasnya.

Hanya saja, Sutadi tak memungkiri kalau Gus Hans memiliki modal awal yang cukup. Ya modal politik, sosial, maupun finansial. Hal itu juga bisa dilihat dari berkas yang diterima Gerindra.

“Gus Hans kan menyampaikan di formulir Gerindra itu ada riwayat hidup, tentu pengalaman, kemudian ada strategi pemenangannya seperti apa, bagaimana mendapatkan dukungan,” katanya.

Begitu pula soal strategi pembiayaan. Mulai cara merekrut dan melatih saksi berapa biayanya, survei, kampanye hingga strategi pemenangan di Pilwali Surabaya 2020.

“Tetapi itu cuma pertanyaan lho ya. Kita enggak minta (uang untuk mahar dan sejenisnya), tanya tok!” tandas Sutadi.

Gerindra Sangat Terbuka

Sementara menurut Gus Hans, hal-hal yang ditanyakan Gerindra baik lewat tulisan maupun lisan, sangat normal. Apalagi dirinya memang siap dengan itu semua, termasuk urusan logistik.

“Gerindra ini partai yang paling clear dalam mempertanyakan kepada saya, sehingga membantu saya untuk bisa mengisi (formulir) dengan baik,” kata kiai milenial yang juga wakil ketua DPD Partai Golkar Jatim itu.

Kalau semua partai seperti Gerindra, menurut Gus Hans lebih enak. Tidak ada hal-hal ‘di bawah meja’, sehingga sosok yang juga presiden Football for Peace Interfaith Indonesia itu bisa menata langkah dan konsekuensi seperti apa.

“Semua sudah ada pertanyaan dan sudah saya jawab semuanya. Ini memang yang saya harapkan, sehingga tidak ada hidden costs yang kadang-kadang malah lebih tinggi,” katanya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya