Cegah Corona, Senator Nawardi Minta Akses ke Madura Ditutup!

TUTUP MADURA: Ahmad Nawardi, hentikan Corona tutup seluruh akses masuk ke Madura. | Foto: Barometerjatim/ROY HS
TUTUP MADURA: Ahmad Nawardi, hentikan Corona tutup seluruh akses masuk ke Madura. | Foto: Barometerjatim/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Penyebaran virus Corona (Covid-19) di Madura mulai meluas. Terlebih dari empat kabupaten di Pulau Garam, satu kabupten sudah masuk zona merah alias wilayah terjangkit, yakni Pamekasan.

Dari data info Covid-19 Pemprov Jatim, satu orang di Pamekasan terkonfirmasi positif terjangkit virus mematikan tersebut. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat satu, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 115.

Lalu Kabupaten Bangkalan masuk zona oranye, setelah satu orang terkonfirmasi PDP dan 162 PDP. Kemudian Kabupaten Sampang dan Sumenep masih bertahan di zona hijau karena baru ada ODP, masing-masing 87 dan 60 orang.

Melihat situasi ini, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Dapil Jatim, Ahmad Nawardi meminta para bupati di Madura mempertimbangkan untuk menutup akses masuk ke Pulau Garam, terutama Jembatan Suramadu.

“Itu akses masuk Madura harus ditutup. Kecuali angkutan BBM, sembako, orang sakit dan kepentingan darurat. Hal itu perlu dilakukan, untuk mengantisipasi semakin meluasnya penyebaran virus Corona,” katanya kepada Barometerjatim.com, Minggu (29/3/2020).

Terlebih, tandas Nawardi, saat ini migrasi warga perantauan dari Pulau Jawa dan daerah lain menuju Madura semakin meningkat menjelang bulan Ramadhan dan lebaran.

Jika mobilitas warga dari dan ke Pulau Madura tidak dihentikan, Nawardi khawatir penyebaran virus dari luar akan melumpuhkan Madura.

“Apalagi pelayanan dan fasilitas kesehatan di Madura sangat minim,” tandas senator yang juga ketua DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jatim itu.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona