APBD Jatim 2022 Tuntas Dibahas Tahun Ini? Sadad: Saya Ragu!

SADAD RAGU: Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad, ragu APBD Jatim 2022 tuntas dibahas tahun ini. | Foto: Barometerjatim/ROY HS
SADAD RAGU: Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad, ragu APBD Jatim 2022 tuntas dibahas tahun ini. | Foto: Barometerjatim/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad ragu pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jatim 2022 selesai tahun ini. Terlebih rancangan Kebijakan Umum dan Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) baru diterima dewan pada 5 November 2021.

“Saya ragu, terus terang. Saya ragu-ragu ABPD akan selesai dibahas di dalam tahun 2021, mungkin 2022. Kenapa? Karena butuh waktu sekurang-kurangnya itu satu bulan untuk membahas,” katanya, Senin (15/11/2021).

Namun melihat dinamika di Perubahan APBD 2021, legislator yang juga ketua DPD Partai Gerindra Jatim itu menjadi ragu-ragu pembahasan bisa dilakukan dalam tempo satu bulan, mengingat semua anggota dewan menginginkan APBD 2022 harus lebih berkualitas.

“Berkualitas dalam pengertian benar-benar mencerminkan koherensi antara semua dokumen perencanaan yang ada, ada cukup waktu untuk membahas,” ucap politikus keluarga Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri, Pasuruan yang akrab disapa Gus Sadad itu.

“Jadi kalau misalkan ada tahap I, II ya, saya rasa tidak akan bisa dibahas secara cepat. Pasti akan butuh waktu untuk pendalaman-pendalaman dan itu tidak cukup satu bulan,” tandasnya.

Saat pengesahan PAPBD 2021, dinamika yang terjadi memang lumayan keras. Dalam pandangan umum maupun akhir, hampir seluruh fraksi memberikan catatan menohok, termasuk Fraksi Partai Gerindra.

P-APBD 2021 akhirnya disetujui delapan fraksi dan satu menolak. Satu-satunya yang menolak yakni Fraksi Keadilan Bintang Nurani (FKBN). Bahkan fraksi gabungan PKS, PBB, dan Hanura itu menyatakan PAPBD 2021 tidak layak disahkan karena cacat prosedur.

Pengesahan APBD Jatim menjadi sorotan, karena di tiga tahun era Gubernur Khofifah Indar Parawansa ini selalu meleset dari tradisi yang selalu digedok pada 10 November atau tepat di Hari Pahlawan.

Sebelumnya, APBD 2020 disahkan pada 22 Desember 2019. Lalu APBD 2021 disahkan pada 30 November 2020, sedangkan APBD 2022 belum bisa dipastikan kapan disahkan, mengingat RAPBD saja belum jelas kapan digedok.

“Dalam tiga tahun terakhir, pengesahan APBD Jatim mengabaikan tanggal keramat itu,” ucap Sadad yang sudah empat periode (20 tahun) menjadi wakil rakyat di DPRD Jatim.

» Baca Berita Terkait DPRD Jatim