Senin, 23 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Angkat Kaki dari Demokrat Menantu Pakde Karwo Terima Kasih ke Ibas, Apa Maksudnya?

Berita Terkait

MUSDA DEMOKRAT JATIM: Bayu Airlangga dan Emil Dardak berangkulan usai Musda Demokrat Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
MAKNA RANGKULAN: Bayu Airlangga dan Emil Dardak berangkulan usai Musda Demokrat Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Kecewa berat tak dipilih Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Bayu Airlangga memutuskan angkat kaki dari partai yang mengantarnya menjadi anggota DPRD Jatim tersebut.

Menantu mantan Gubernur Jatim, Soekarwo alias Pakde Karwo itu juga menyampaikan terima kasih kepada 25 DPC yang mendukungnya di Musyawarah Daerah (Musda). Terkhusus terima kasih kepada Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), adik AHY.

“Saya terima kasih kepada seluruh DPC, dan khusus kepada Mas Ibas. Matur nuwun yang selama ini telah mau turun dan mendengar aspirasi dari akar rumput Demokrat di Jatim,” kata Bayu dalam keterangannya, Jumat (22/4/2022).

“Saya mohon maaf juga kepada seluruh keluarga besar Partai Demokrat, jikalau ada perbuatan saya yang tidak sengaja kurang berkenan,” sambungnya.

Bayu memutuskan mundur dari Demokrat per Kamis (21/4/2022), sebagai bentuk tanggung jawab dirinya kepada 25 DPC yang mendukungnya di Musda. Dia bahkan menolak tawaran di kepengurusan setelah pengumuman Musda.

“Saya menolak itu, sebagai bentuk rasa prihatin saya atas matinya demokrasi di Demokrat dan tanggung jawab ke 25 DPC yang mendukung saya selama ini,” katanya.

Bayu menambahkan, sebelum dirinya mundur, dia meyakini Demokrat sebagai partai yang demokratis. Namun hasil Musda justru sebaliknya, maka tidak ada pilihan lain baginya selain mundur.

Selain itu, sebut Bayu, DPP terkesan tidak memandang kondisi akar rumput di Demokrat Jatim. Apalagi, tidak pernah ada komunikasi langsung dari Ketum AHY kepada akar rumput.

“Kalau memang Ketum menginginkan seorang figur untuk memimpin Demokrat Jatim, sebaiknya sejak awal tidak perlu Musda,” katanya.

“Ajak bicara saya dan DPC pendukung saya, daripada harus dikecewakan di akhir. Apalagi pengumuman SK itu hanya diumumkan oleh Ketua BPOKK dan Sekjen,” imbuh Bayu.

Diketahui, dalam Musda Demokrat Jatim pada 20 Januari 2022, Bayu mendapat dukungan 25 DPC dan Emil Elestianto Dardak dipilih 13 DPC. Namun DPP memutuskan lebih memilih Emil Dardak yang juga Wakil Gubernur Jatim.

» Baca berita terkait Demokrat. Baca juga tulisan terukur lainnya Roy Hasibuan.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -