Andil Perangi Corona, Wadimor Bikin Masker dari Kain Sarung

MASKER WADIMOR: Emil Dardak (kanan), memriksa masker berbahan kain dari Wadimor. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
MASKER WADIMOR: Emil Dardak (kanan), memeriksa masker berbahan kain dari Wadimor. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gelombang bantuan untuk membantu Pemprov Jatim dalam menanggulangi virus Corona (Covid-19) mengalir deras ke Gedung Negara, Grahadi, Surabaya. Termasuk dari perusahaan produksi sarung ternama, Wadimor.

Rabu (29/4/2020) petang, Wadimor yang diwakili Syarief Hassan menyumbang 10 ribu masker dan diterima Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Emil Elestianto Dardak.

Menurut Syarief, bantuan ini merupakan upaya antara pengusaha dan pemerintah untuk membantu saling gotong royong dalam mengusir wabah Corona.

Dia berharap, bantuan tersebut bisa membantu percepatan penanganan wabah mengingat masker menjadi alat pelindung paling penting bagi masyarakat.

“Harapannya pasti supaya pandemi ini bisa cepat berakhir. Itu harapan paling utama, karena sudah banyak rakyat yang menderita karena Covid-19. Jadi, apapun yang dilakukan oleh pemerintah kita harus dukung,” ucapnya.

Sebagai perusahaan dengan lini bisnis utama sarung, Wadimor sengaja memproduksi puluhan ribu masker tersebut dari bahan kain sarung. Sebagian berbahan sorban dengan kualitas terbaik dan motif cantik.

“Kita siapkan 10 ribu masker kain dari Wadimor. Kebetulan karena kita main bisnis sarung, maka dari sarung yang kita produksi dibuat masker sekarang ini. Sebagian itu kita buat dari sorban, jadi bahannya lebih tebal dan motif lebih cantik,” paparnya.

Syarief menambahkan, selain bantuan lewat Pemprov, Wadimor telah menyiapkan 25 ribu masker dan 1.300 Alat Pelindung Diri (APD) yang dibagikan ke beberapa tempat, termasuk ke Pemprov Jawa Tengah (Jateng) tempat pabrik Wadimor berdiri.

Bahkan selama pandemi, pabrik Wadimor masih tetap menjalankan proses produksi. “Alhamdulillah pabrik masih berjalan sampai sekarang, kita pabrik ada di Jateng,” tandasnya.

Sementara Emil berterima kasih kepada Wadimor. Dia berharap dengan bantuan masker kain kepada masyarakat, mampu mempermudah tenaga medis untuk mendapatkan masker medical grade sehingga terlindungi.

Terlebih, masker tidak hanya dibutuhkan untuk penanganan pasien Covid-19, mereka yang non Covid pun perlu mendapat masker.

“Mudah-mudahan dengan adanya masker kain, tidak ada lagi kesulitan bagi masyarakat untuk melindungi dirinya,” katanya.

“Dan masker yang medical grade benar-benar bisa untuk tenaga medis sehingga mereka terlindungi,” imbuh suami Arumi Bachsin tersebut.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona