Anak Buah Risma: Sekapasitas Sahat kok Gitu Ngomongnya?

JANGAN BERASUMSI: Irvan Widyanto, minta Sahat jangan buru-buru berasumsi soal Risma. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
JANGAN BERASUMSI: Irvan Widyanto, minta Sahat jangan buru-buru berasumsi soal Risma. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Kepala Satpol PP Surabaya, Irvan Widyanto meminta Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak tak berasumsi soal Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini alias Risma terkait insiden Menpora, Zainudin Amali yang tak bisa masuk Gelora Bung Tomo (GBT).

“Pak Sahat ini kok sudah buru-buru berasumsi, dan menyimpulkan Ibu Wali (Risma) tidak memperkenankan Menpora masuk GBT,” katanya pada Barometerjatim.com, Senin (4/11/2019) petang.

Menurut Irvan, seharusnya Sahat melihat terlebih dahulu masalahnya. Apakah rencana kehadiran Menpora tersebut sudah dikoordinasikan antarprotokoler atau belum. “Sekapasitas beliau kok gitu ngomongnya,” ucapnya.

Irvan menambahkan, soal tidak bisa masuk GBT di hari Minggu bukan hanya terjadi pada Menpora, bahkan Risma pun pernah mengalaminya.

“Bu Wali dulu saja pernah enggak bisa masuk juga, waktu selesai sidak saluran di Sumber Rejo dengan Kadis PU. Itu di hari minggu lagi,” jelasnya.

Seperti diberitakan Barometerjatim.com, Sahat menyayangkan sikap Risma yang disebutnya tidak memperkenankan Menpora meninjau GBT, apalagi ini dalam kaitan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

“Saya sangat sayangkan mentalitas seorang birokrasi seperti itu, di dalam era yang sangat keterbukaan seperti ini. Saya sangat menyayangkan,” tandasnya, usai menghadiri acara pengarahan Menpora kepada insan olahraga Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (3/11/2019) malam.

Pernyataan Sahat ini didasari insiden Zanudin yang tidak bisa masuk GBT lantaran pintunya dikunci. “Kalau misalnya wali kota tidak bisa dikomunikasi, paling tidak Kadispora-nya lah dan saya tahu Kadispora provinsi sudah melakukan komunikasi untuk itu,” ujarnya.

» Baca Berita Terkait Golkar, Risma