Jumat, 02 Desember 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Aklamasi, Bachtiar Febrianto Pimpin PWI Lamongan

Berita Terkait

KONFERWIL PWI LAMONGAN: Peserta Konferensi secara aklamasi memilih Bachtiar Febrianto sebagai ketua PWI Kabupaten Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
KONFERWIL PWI LAMONGAN: Peserta Konferensi secara aklamasi memilih Bachtiar Febrianto sebagai ketua PWI Kabupaten Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
- Advertisement -

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan, Sabtu (11/11), kembali menggelar konferensi untuk pemilihan kepengurusan baru setelah berstatus PWI persiapan kepengurusan selama setahun lalu.

Pada konferensi yang digelar di kantor sekretariat PWI Lamongan, Jalan Kusuma Bangsa, Tumenggungan, Bachtiar Febrianto terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Lamongan periode 2018-2020.

Menurut Panitia Konferensi PWI Lamongan, Hanif Manshuri, Bachtiar dinilai para anggota berhasil menjalankan kepengurusan persiapan PWI dengan sukses.

• Baca: Protes Air Mampat, Warga Lamongan Mandi di Kolam PDAM

“PWI Lamongan saat ini ibarat janin yang sudah kelihatan hidungnya, telinga, kelihatan bentuknya-lah. Jadi kepengurusan ini harus dilanjutkan untuk meletakkan pondasi ke depannya,” kata Hanif.

Sedangkan Ketua PWI Jatim, Ahmad Munir mengatakan PWI merupakan wadah para wartawan profesional. Sehingga, kepengurusan PWI Lamongan saat ini harus tetap menjaga profesionalitas kerja jurnalistik dengan mematuhi kode etik, serta membangun kemitraan yang baik dengan para stakeholder.

“Saya yakin PWI Lamongan yang telah terbentuk bisa membangun kemitraan dengan baik bersama para stakeholder untuk membangun Kabupaten Lamongan secara profesional. Karena sebagian besar sudah memiliki kompetensi dari dewan pers,” ungkapnya.

• Baca: Pilgub Jatim, Komisi A Tinjau Kesiapan Pemkab Lamongan

Sementara Bachtiar, mengatakan melalui organisasi PWI ini pihaknya akan terus berusaha menjaga marwah wartawan yang bekerja secara profesional sesuai kode etik jurnalistik, serta terus meningkatkan kompetensi.

“Tugas kita ke depan memang berat. Sebab, saat ini banyak bermunculan wartawan dari berbagai media. Untuk itu kita sebagai anggota PWI harus memiliki kemampuan dan kompetensi yang sudah teruji sebagai wartawan yang profesional dalam berkarya,” paparnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -