Selasa, 25 Januari 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Setelah 25 Tahun Berdiri, Patung Monjaya Dibersihkan

Berita Terkait

DIBERSIHKAN: Patung Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) dibersihkan setelah 25 tahun. | Foto: Barometerjatim.com/IST
DIBERSIHKAN: Patung Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) dibersihkan setelah 25 tahun. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Setelah 25 tahun, patung Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) di Dermaga Madura Markas Komando Armada (Koarmada) II, Ujung Surabaya, dibersihkan pada Kamis (26/8/2021).

Patung yang juga menjadi ikon Kota Surabaya tersebut, belum pernah dilakukan pembersihan sejak diresmikan pada 5 Desember 1996. Pembangunannya sendiri dilaksanakan sejak 1990.

Untuk membersihkan pantung Monjaya, Pemkot Surabaya mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran (PMK). Salah satunya yakni Bronto Skylife.

Berbeda dari biasanya, untuk kali pertama Bronto Skylift dimanfaatkan sebagai alat membersihkan patung. Selama ini fungsi utamanya digunakan untuk memadamkan api.

Selain itu, alat canggih setinggi 104 meter atau setara dengan gedung bertingkat 25 lantai tersebut, disiapkan untuk upaya penyelamatan korban kebakaran yang ada di lantai atas.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya, Dedik Irianto menceritakan proses pengalamannya saat melakukan pembersihan patung yang menjadi ikon dari TNI Angkatan Laut tersebut.

Pertama-tama, Bronto Skylift diletakkan tepat di sisi samping kanan lalu berlanjut geser di sisi belakang Patung Monjaya.

“Untuk sisi bagian muka, kami tidak mendapat poin menempatkan Bronto Skylift karena berat kendaraan itu sudah 60 ton, sehingga kami tidak berani mengambil risiko,” katanya, Jumat (28/8/2021).

Menurut Dedik, penyemprotannya dilakukan di semua titik sudut patung. Mulai dari lipatan-lipatan baju yang menjadi sarang kotoran burung, hingga beberapa organ patung lainnya yang berdebu. Apalagi patung ini belum pernah dilakukan pembersihan sejak diresmikan selama 25 tahun lalu.

Alhamdulillah, dengan hati-hati kami lakukan penyemprotan dan sekarang sudah bersih 90 persen,” paparnya.

Selain Bronto Skylift, lanjut Dedik, tiga buah truk air milik Koarmada II juga dilibatkan untuk mensuplai air, sehingga proses pembersihan berlangsung cukup efektif.

Tak hanya itu, dikerahkan pula pasukan sekitar 10 orang lengkap dengan operatornya. “Waktu pelaksanaannya kami mulai apel itu pukul 09.00-15.00 WIB. Alhamdulillah cukup efektif dan bagus,” ucapnya.

Gambaran Penerus Bangsa

KEBANGGAAN JATIM: Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya), ikon TNI AL, Kota Surabaya, bahkan Jawa Timur. | Foto: IST
KEBANGGAAN JATIM: Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya), ikon TNI AL, Kota Surabaya, bahkan Jawa Timur. | Foto: IST

Sementara itu Pangkoarmada II, Laksda TNI Iwan Isnurwanto menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi yang telah mengirimkan mobil Bronto Skylift untuk membantu membersihkan patung Monjaya sehingga proses pembersihan dapat dilaksanakan secara praktis dan cepat.

Baginya, kegiatan pemeliharaan dan perawatan adalah hal penting yang  dilakukan terhadap semua unsur bangunan yang ada di area Mako Koarmada II, termasuk patung Monjaya.

“Monumen Jalesveva Jayamahe menggambarkan generasi penerus bangsa yang yakin dan optimis untuk mencapai cita-cita bangsa Indonesia. Karenanya, patut kita pelihara dan rawat sebaik mungkin, sebab keberadaanya juga telah menjelma menjadi ikon TNI AL dan Kota Surabaya bahkan Jatim,” tandasnya.

» Baca Berita Terkait TNI AL

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -