Ribuan Petani Akan Hadiri Pelantikan HKTI Jatim

HKTI JATIM: Ketua DPP HKTI Jatim, Ahmad Nawardi, pelantikan pengurus DPP HKTI Jawa Timur di Tulungagung akan dihadiri ribuan petani dan nelayan. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Lebih dari 3.500 petani dan nelayan akan menghadiri acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur periode 2016-2021 di Kabupaten Tulungagung, Minggu (7/5).

Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI Jenderal (Pur) Moeldoko juga dijadwalkan hadir pada acara pengukuhan, serta para kiai kampung, tokoh agama dan daerah, pengurus HKTI kabupaten/kota se-Jawa Timur serta sejumlah ketua organisasi kemasyarakatan.

Tulungagung dipilih sebagai lokasi pelantikan karena kabupaten ini menjadi salah satu pilot project program peningkatan pangan di Indonesia. Sementara sebagai bentuk kerukunan, sejumlah organisasi mitra seperti Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) serta Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) juga diundang.

“Kami berterima kasih, sebab beberapa tokoh tani dan nelayan di Jawa Timur sudah konfirmasi untuk hadir. Tentunya ini juga akan diikuti oleh ribuan petani yang berada di bawah naungan mereka,” ujar Ketua DPP HKTI Jatim, Ahmad Nawardi.

Sejumlah pejabat penting juga akan hadir pada acara pengukuhan. Di antaranya Wakil MPR RI sekaligus Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang; Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti; Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman; serta Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

• Baca: Harga Cabai Mahal, Ini Solusi Senator Asal Jatim

“Tak hanya itu, Bapak Pangdam, Pak Gubernur, dan seluruh bupati dan walikota di Jawa Timur kemungkinan juga akan hadir. Beliau semua telah kami undang untuk menyaksikan acara pengukuhan ini,” tegas pria yang juga wakil ketua Komite II DPD RI itu.

Sedangkan Ketua panitia pelantikan pengurus DPP HKTI Jatim, Warsito menyampaikan, selain acara pelantikan pihaknya juga menggelar acara sarasehan bersama petani.

Acara juga akan diisi dengan kegiatan sosialisasi empat pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) oleh Oesman Sapta Odang dan Nawardi.

“Ini (sarasehan) akan menjadi agenda menarik bagi yang hadir. Sebab, selain isu-isu penting tentang pertanian juga ada transfer pengetahuan berkenaan dengan nilai-nilai kebangsaan,” pungkas sekretaris DPW Hanura Jawa Timur tersebut.