Ratusan Ribu Jamaah Manaqib Doakan Khofifah Gubernur

MUNAJAT BERSAMA RATUSAN RIBU JAMAAH: Khofifah Indar Parawansa bershalawat, dzikir dan manaqib bersama ratusan ribu jamaah di Ponpes Al Qodiri Jember, Kamis (18/5) malam. | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP

JEMBER, Barometerjatim.com – Khofifah Indar Parawansa kian dicintai seluruh elemen masyarakat Jawa Timur. Tak terkecuali kalangan kiai pesantren dan para habaib yang berharap Mensos RI sekaligus Ketum PP Muslimat NU tersebut, maju sebagai calon gubernur di Pilgub Jatim 2018 dan mendoakan kemenangannya.

“Benar kan, bukan hanya menteri tapi ibu nyai,” kata Pengasuh Ponpes Al Qodiri Jember, KH Muzakki Syah mengomentari pidato Khofifah dalam acara Doa dan Dzikir Manaqib Syeikh Abdul Qodir Jailani yang dihadiri ratusan ribu jamaah, Kamis (18/5) malam.

“Kalau (Khofifah) pimpin Jatim, tambah bagus. Setuju?” kata Kiai Muzakki yang disambut koor setuju dari ratusan ribu jamaah. “Al fatihah,” sambungnya.

Kiai Muzakki juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Khofifah di tengah kesibukannya. “Alhamdulillah, di tengah kesibukan yang super padat, Bu Nyai Khofifah masih menyempatkan hadir di tengah-tengah kita,” katanya.

“Kalau maju Pilgub Jatim, saya doakan Bu Khofifah menang karena kerjanya selalu wat.. wet.. wat… wet.. tanpa mengenal lelah. Saya akui sangat giat dan sudah terbukti.”

“Beliau ini super sibuk. Ini tadi (ke Ponpes Al Qodiri) tidak naik pesawat. Jalan darat dari Surabaya 5 sampai 6 jam. Mudah-mudahan sehat dalam berkendraan siang malam.”

Kiai Muzakki juga mengagumi cara kerja Khofifah yang cepat dan ‘gaya’ seperti itu cocok untuk memimpin Jatim. “Kalau maju Pilgub Jatim, saya doakan Bu Khofifah menang karena kerjanya selalu wat.. wet.. wat… wet.. tanpa mengenal lelah. Saya akui sangat giat dan sudah terbukti,” paparnya.

Sementara Khofifah dalam sambutannya mengajak jamaah bersyukur karena hidup di Indonesia yang aman sehingga bisa khusyuk dalam menjalankan ibadah. Padahal di belahan dunia lain, di negara mayoritas berpenduduk muslim, yang terjadi justru konflik berkepanjangan.

“Kunci ketenangan itu karena umat Islam di Indonesia rajin bershalawat, dzikir maupun manaqib seperti yang kita lakukan malam ini,” ujarnya.

DZIKIR MANAKIB: Khofifah Indar Parawansa dan KH Muzakki Syah di sela acara Doa dan Dzikir Manaqib Syeikh Abdul Qodir Jailani yang dihadiri ratusan ribu jamaah. | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP

Jika ratusan ribu jamaah ikhlas membaca shalawat nabi dan insyaalah Rasulullah Saw hadir bersama kita, tandas Khofifah, “Insyaalah siraman kedamaian negeri ini akan Allah Swt turunkan dari Pesantren Al Qodiri.”

Dari Jember, lanjut Khofifah, siraman keteduhan maupun kedamaian bagi seluruh bangsa juga bisa dirasakan ketika mulai ada letupan yang ingin mengganggu kedamaian, kebersamaan maupun persaudaran sesama anak bangsa.

• Baca: Dulu Karsa, Kini Kiai Kampung ‘Balik Arah’ Dukung Khofifah

“Maka dari pesantren Al Qodiri ini, Kiai Muzakki bersama para habaib serta Ibu Bupati Jember (Faida) mengajak kita semua bermunajat kepada Allah, membaca shalawat, manaqib untuk mendoakan keselamatan bangsa dan keutuhan NKRI. Semoga diijabah Allah Swt,” paparnya.