PKH Non Tunai Tembus Perbatasan Papua

BANSOS PKH NON TUNAI: Mensos Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan PKH non tunai di Distrik Muara Tami, Papua, Selasa (9/5). Distrik yang terdekat dengan perbatasan Papua Nugini. | Foto: Ist

JAYAPURA, Barometerjatim.com – Program Keluarga Harapan (Bansos PKH) non tunai menembus wilayah perbatasan Papua. Bagi Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa ini merupakan perwujudan hadirnya negara dalam percepatan penanganan kemiskinan di Indonesia Timur.

“Khususnya di wilayah Papua. Sebanyak 22 kabupaten dan satu kota kini dapat menikmati bantuan sosial PKH non tunai,” kata Mensos saat meninjau proses pencairan PKH non tunai di Distrik Muara Tami, distrik terdekat dengan perbatasan Papua Nugini, Selasa (9/5).

Ke-22 kabupaten tersebut yakni Asmat, Biak Numfor, Boven Digoel, Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya, Jayapura, Jayawijaya, Keerom, Kepulauan Yapen, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Merauke, Mimika, Nabire, Paniai, Pegunungan Bintang, Puncak Jaya, Sarmi, Supiori, Tolikara dan Yahukimo. Sedangkan satu kota yakni Jayapura.

Khofifah menuturkan, para Penerima manfaat PKH mendapatkan buku tabungan sekaligus Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang di dalamnya berisi bansos PKH total Rp 2 juta dengan pencairan empat kali dalam setahun.

• Baca: Bermodal BDT, Mensos Jamin Perluasan PKH Tepat Sasaran

KKS berfungsi sebagai kartu debit ATM bagi penerima PKH. Keunggulan utama KKS yakni terdapat dua sistem yang tertanam di dalamnya: Fungsi tabungan (saving) dan e-Wallet yang dapat digunakan untuk berbelanja bahan kebutuhan pokok sembako.

Dengan dua fungsi tersebut, penerima manfaat bantuan sosial PKH dapat membelanjakan dana bantuan sosial atau berupa pembelian bahan kebutuhan pokok atau menarik dana bantuan secara tunai.

“Terkoneksinya warga Papua dengan perbankan semakin mempermudah akses mereka dalam mendapatkan bantuan sosial,” katanya. “Mereka juga dapat menabung dan tarik tunai secukupnya sesuai kebutuhan menggunakan layanan BNI dan BRI (bank penyalur bansos PKH non tunai di wilayah tersebut).”

Bansos Rp 675 Miliar
Total bansos PKH yang disalurkan untuk Papua sebesar Rp 675.340.759.600, dengan rincian bansos PKH untuk 29.180 keluarga, beras sejahtera (rastra) untuk 448.931 keluarga, bansos lanjut usia untuk 450 jiwa dan bansos disabilitas untuk 109 jiwa. Keluarga penerima bansos PKH akan mendapatkan pendampingan dan bimbingan dari 233 Pendamping PKH se-Papua.

Penyerahan bansos PKH non tunai dilakukan dalam rangkaian kunjungan Presiden Joko Widodo ke Jayapura di Kantor Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Dalam kegiatan tersebut presiden memberikan secara simbolis bantuan lintas kementerian yakni 150 penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS), 200 penerima PKH dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk 30 ibu hamil dan 70 balita. Total 842 jiwa.