Percaya Kelana! Pedagang Pasar Titipkan Amanat Pimpin Sidoarjo

BERSAPA HANGAT: Didampingi Haji Masnuh, Kelana Aprilianto bersapa hangat dengan pedagang pasar. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
BERSAPA HANGAT: Didampingi Haji Masnuh, Kelana Aprilianto bersapa hangat dengan pedagang pasar. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SIDOARJO, Barometerjatim.com – 13 hari jelang coblosan, Calon Bupati Sidoarjo nomor urut tiga, Kelana Aprilianto kian gencar blusukan ke pasar tradisional. Kali ini ke Pasar Sukodono dan Pasar Taman, Kamis (26/11/2020).

Di kedua pasar tersebut, selain menyapa pedagang dan pengunjung, Kelana juga memetakan berbagai permasalahan yang ada di tengah masyarakat lewat perbincangan akrab dan hangat.

Kondisi pasar yang sedikit becek selepas hujan dan jalur-jalur sempit, sama sekali tak membuat Kelana canggung. Didampingi Ketua Tim Pemenangan Haji Masnuh, dia menyusuri setiap lorong yang ada.

“Saya titipkan amanat untuk Pak Kelana, semoga beliau amanah saat terpilih menjadi bupati Sidoarjo,” ujar Haji Nur, salah serang pedagang buah di Pasar Taman.

“Saya doakan bapak mimpin Darjo (Sidoarjo) nggih Pak,” timpal ibu paruh baya, pedagang sayur yang tampak semringah karena jagung dan kacang panjangnya diborong Kelana.

Dititipi amanat pedagang, Kelana akan menuturkan akan memperhatikan dan melindungi pedagang dan pengunjung dengan membuat pasar semakin nyaman dan bersih.

“Pengunjungnya senang, penjualnya apalagi. Sehingga roda ekonomi akan bergerak lebih baik,” ucap Kelana.

Cabup yang berpasangan dengan Cawabup Dwi Astutik itu menegaskan, pembenahan pasar merupakan tugas dan kewajiban pemerintah daerah (Pemda). “Maka, Pemda wajib memikirkan,” tandasnya.

Sedangkan terkait banyaknya waralaba yang menggeser pasar tradisional, Kelana menegaskan, regulasi tentang pendirian waralaba tidak boleh menggeser keberadaan pasar tradisional. Karena pasar merupakan penopang kekuatan ekonomi rakyat.

Selain lebih murah, masyarakat juga bisa berinteraksi dan bersosialisasi dengan sesama warga. “Ya kalau saya (terpilih menjadi bupati), kita atur regulasinya saja,” kata Kelana.

“Waralaba silakan saja, tapi pasar tradisional harus diperhatikan. Ini sangat penting sekali, khususnya pasar tradisional betul-betul dipertahankan sebagai kekuatan ekonomi rakyat,” jabarnya.

Serap Asprasi Masyarakat

MASIH BECEK: Kelana dan Haji Masnuh melewati sudut pasar yang sedikit becek akibat hujan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
MASIH BECEK: Kelana dan Haji Masnuh melewati sudut pasar yang sedikit becek akibat hujan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Sementara itu Haji Masnuh menuturkan, di Kabupaten Sidoarjo terdapat 18 pasar tradisional di setiap kecamatan yang ada. Hingga kini, Kelana sudah melakukan kunjungan di lima pasar dan akan terus berlanjut hingga kampanye berakhir.

“Pengurus-pengurus pedagangnya sudah mendukung kita semuanya. 18 pasar sudah mendukung kita,” ucapnya penuh keyakinan.

Menurut Masnuh, Kelana blusukan ke pasar bukan sekadar menyapa dan belanja, tapi sekaligus melihat kondisi pasar di salah satu kabupaten penopang Kota Surabaya tersebut.

“Ini untuk ke depannya kayak apa. Mungkin ada yang rusak, mungkin penataannya harus dirapikan atau bagaimana. Itulah tujuannya Bapak Kelana menyapa para pedagang pasar,” tegasnya.

BELANJA: Kelana belanja sayuran di Pasar Taman sekaligus serap aspirasi pedagang. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
BELANJA: Kelana belanja sayuran di Pasar Taman sekaligus serap aspirasi pedagang. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

» Baca Berita Terkait Pilbup Sidoarjo