Muscab PPP Lamongan, Bupati: Kursi di DPRD Harus Tambah!

MUSCAB PPP: Bupati Yuhronur Efendi membuka Muscab DPC PPP Kabupaten Lamongan. | Foto: Barometerjatim/ANWAR
MUSCAB PPP: Bupati Yuhronur Efendi membuka Muscab DPC PPP Kabupaten Lamongan. | Foto: Barometerjatim/ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lamongan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IX di Gedung Handayani, Sabtu (20/11/2021).

Muscab yang dibuka Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi tersebut membahas sejumlah agenda. Di antaranya laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti 2016-2021, serta memilih tim formatur untuk menyusun kepengurusan PPP Lamongan selama satu periode ke depan.

Yuhronur, dalam sambutannya berharap, Muscab PPP melahirkan keputusan yang bisa memberikan kontribusi nyata. “Yang bisa dirasakan oleh Pemkab dan masyarakat Lamongan,” katanya.’

Terlebih, tandas Yuhronur, PPP turut memberangkatkan dan memperjuangkan dirinya dan KH Abdul Rouf di Pemilihan Bupati (Pilbup) 2020, karena ada kesamaan ada kesesuaian visi dalam membangun Kabupaten Lamongan.

“Maka ke depannya, (kursi) PPP Kabupaten Lamongan harus bertambah. Kalau sekarang punya 3 kursi dewan, ke depan jangan 3, harus lebih dari 7 kursi DPRD,” harapnya.

Sementara itu Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) DPW PPP Jatim, KH Mujahid Ansori menyampaikan, Muscab kali ini sungguh luar biasa sehingga harus melahirkan kepengurusan yang luar biasa pula. Sebab, kekuatan PPP ada di persatuan, guyub, dan gotong royong.

Dia juga menegaskan, dalam Muscab ini semuanya harus bersatu, mengakomodir seluruh SDM yang dimiliki PPP Lamongan karena partai ini didirikan lewat empat fusi partai Islam.

“Partai NU, Partai Muslimin Indonesia, Partai Syarikat Islam, dan Partai Islam Perti, supaya roh persatuan ini ada di dalam keluarga besar PPP,” tandas Mujahid.

Di forum Muscab ini pula, lanjut Mujahid, semua harus bisa kompromi, termasuk kenapa sekarang pimpinan partai dipilih oleh formatur, ada utusan dari DPP, DPW, DPC, dan DPAC.

“Itu latar belakangnya partai ini bisa mengakomodir seluruh potensi, seluruh aset yang ada di dalam partai. Jangan sampai seluruh potensi dan aset ini terbuang dan hilang begitu saja, semua harus dijadikan satu untuk membesarkan PPP,” ucap Mujahid.

Dia juga bersyukur, karena tren suara PPP Jatim saat ini dari lembaga survei independen, sudah berada di urutan enam besar. “Kalau enam bulan yang lalu, kita masih jauh dan tren sekarang PPP Jatim semakin naik,” pungkasnya.

» Baca Berita Terkait Pileg 2024