Mundur dari Karteker, Sinyal Gus Abid Nyalon Ketua Ansor Jatim

SINYAL NYALON: Gus Abid mundur dari karteker untuk nyalon ketua Ansor Jatim? | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SINYAL NYALON: Gus Abid mundur dari karteker untuk nyalon ketua Ansor Jatim? | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Lusa, Senin (22/7/2017), pendaftaran calon ketua PW GP Ansor Jatim dibuka. Namun hingga kini belum ada satupun kader yang declare maju, termasuk dua kandidat kuat, Moh Abid Umar Faruq (Gus Abid) maupun Syafiq Syauqi (Gus Syafiq).

Hanya saja, sinyal maju dilontarkan Gus Abid dengan memutuskan mundur dari tim karteker. Adakah aturan anggota karteker harus mundur jika ingin mencalonkan diri menjadi ketua?

“Tidak ada!” tegas Gus Abid usai menemui ketua dan sekretaris karteker untuk menyatakan pengundurannya di Gedung PW GP Ansor Jatim, Jumat (19/7/2019) sore.

Cuma, tandasnya, “Saya menjaga independensi karteker, karena kalau saya jadi maju kan enggak enak juga. Karteker ada di dalam kok maju.”

Cucu pengasuh Ponpes Ploso Kediri, KH Zainudin Jazuli itu menambahkan, dirinya bertugas di karteker karena dimasukkan Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut).

“Bukan hanya saya, ada Gus Aam juga (Ketua PP Korwil Jatim/kakak kandung Gus Syafiq). Di situ membantu karteker untuk advice terkait pemberkasan, administrasi, akreditasi dan sebagainya,” jelasnya.

Gus Abid juga membantah terkait isu yang beredar kalau ada SK PC maupun PAC yang sengaja tidak dikeluarkan untuk kepentingan pemilihan ketua.

“Bukan tidak dikeluarkan, tapi tim akreditasi itu butuh berkas yang lengkap. Ansor Jatim ini termasuk klaster satu, jadi enggak mungkin kalau kita enggak lengkap,” paparnya.

Jadi Gus Abid mundur untuk maju? “Saya masih mengukur baju, dalam artian pantas enggak untuk maju ataupun bagaimana. Tapi yang jelas banyak cabang yang sudah kontak, mengharapkan saya untuk melanjutkan PW Ansor Jatim ke depan,” tuturnya.

Seperti diberitakan, pra-Konferwil dan Konferwil Ansor Jatim, 21 dan 28 Juli di Ponpes Bumi Shalawat Sidoarjo dan Ponpes Sabilurrosyad Malang akan diikuti 38 Pimpinan Cabang (PC) dan 444 Pimpinan Anak Cabang (PAC).

Sebenarnya, total SK Ansor Jatim sebanyak 666. Tapi dari jumlah tersebut 222 PAC dipastikan tidak memiliki hak suara dan tinggal 444. Itupun jika 20 PAC di antaranya bisa menunjukkan berkas syarat administrasinya lengkap.

» Baca Berita Terkait Ansor Jatim, Konferwil