Mereka Berkalung Serban Ponpes Sunan Drajat Sebelum Kiai Ma’ruf

SERBAN PONPES SUNAN DRAJAT: Dari kiri, KH Ma'ruf Amin, Hary Tanoe dan Khofifah Indar Parawansa. Tokoh-tokoh yang berkalung serban Ponpes Sunan Drajat. | Foto: Barometerjatim.com/IST
SERBAN PONPES SUNAN DRAJAT: Dari kiri, KH Ma’ruf Amin, Hary Tanoe dan Khofifah Indar Parawansa. Tokoh-tokoh yang berkalung serban Ponpes Sunan Drajat. | Foto: Barometerjatim.com/IST

Bukan sembarang serban. Ukurannya panjang mirip selendang. Hadiah khusus untuk tamu-tamu kehormatan Ponpes Sunan Drajat Lamongan.

BAKAL calon wakil presiden (Cawapres) KH Ma’ruf Amin dikalungi serban warna hijau ukuran panjang mirip selendang saat datang ke Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Drajat, Paciran, Lamongan, Selasa (4/9).

Pengalungan serban, selain bentuk kehormatan penyambutan, sekaligus simbol pengukuhan sebagai keluarga besar Ponpes yang diasuh KH Abdul Ghofur tersebut.

Tapi Kiai Ma’ruf bukan satu-satunya tokoh yang mendapat kehormatan kalungan serban. Sebelumnya sudah ada Khofifah Indar Parawansa, Hary Tanoe, Surya Paloh hingga Puti Guntur Soekarnoputri.

Ini dia sejumlah tokoh yang dikalungi serban panjang warna hijau mirip selendang, simbol kehormatan dan bagian dari keluarga Ponpes Sunan Drajat, Lamongan.

Puti Guntur, 20 Maret 2018

PUTI GUNTUR: Cawagub Jatim, Puti Guntur Soekarnoputri dihadiahi serban saat menghadiri acara wisuda santri, Selasa, 20 Maret 2018. | Foto: IST
PUTI GUNTUR: Cawagub Jatim, Puti Guntur Soekarnoputri dihadiahi serban saat menghadiri acara wisuda santri, Selasa, 20 Maret 2018. | Foto: IST

Cawagub Jatim, Puti Guntur Soekarnoputri dihadiahi serban saat menghadiri acara wisuda santri, Selasa, 20 Maret 2018. Dalam kesempatan tersebut, Kiai Ghofur sekaligus menegaskan dukungannya untuk pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur di Pilgub 2018.

“Gubernur dari cucu NU sudah ada. Kemudian orang yang mendirikan bangsa juga sudah ada cucunya. Ini namanya menata negara,” kata Kiai Ghofur saat itu.

Surya Paloh, 21 Maret 2017

SURYA PALOH: Ketum Partai Nasdem, Surya Paloh dihadiahi serban saat menghadiri acara Wisuda Santri, Selasa, 21 Maret 2017. | Foto: IST
SURYA PALOH: Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dihadiahi serban saat menghadiri acara wisuda santri, Selasa, 21 Maret 2017. | Foto: IST

Setahun sebelumnya, Ketum Partai Nasdem, Surya Paloh juga mendapat hadiah serban dari Kiai Ghofur saat menghadiri acara wisuda santri, Selasa, 21 Maret 2017.

Surya mengaku bangga karena dikukuhkan sebagai bagian dari keluarga besar Ponpes Sunan Drajat, lembaga pendidikan Islam yang disebut-sebut berdiri sejak 600 tahun silam.

“Pendidikan (pesantren) yang berkelanjutan menjadi kunci atas pembangunan ini,” katanya.

Hary Tanoe, 19 Juni 2016

HARY TANOE: Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo menerima serban saat safari Ramadhan, Minggu, 19 Mei 2016. | Foto: IST
HARY TANOE: Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo menerima serban dari Kiai Ghofur saat safari Ramadhan, Minggu, 19 Mei 2016. | Foto: IST

Sebelum Surya Paloh, Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (Hary Tanoe) juga menerima serban serupa dalam safari Ramadhan ke Ponpes Sunan Drajat, Minggu, 19 Mei 2016.

Saat itu Kiai Ghofur menyebut, Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa menata perekonomian Indonesia. “Pak Hary Tanoe ini orang pintar cari uang, sama seperti saya. Ekonomi di tata dulu kalau ingin menjadi negara yang baik,” katanya.

Imam Nahrwai, 4 Juni 2016

IMAM NAHRAWI: Menpora, Imam Nahrawi dikalungi serban saat menghadiri Wisuda Purna Siswa Tahun Pelajaran 2015/2016, Sabtu, 4 Juni 2016. | Foto: IST
IMAM NAHRAWI: Menpora, Imam Nahrawi dikalungi serban saat menghadiri Wisuda Purna Siswa Tahun Pelajaran 2015/2016, Sabtu, 4 Juni 2016. | Foto: IST

15 hari sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi juga dikalungi serban panjang warna hijau saat menghadiri Wisuda Purna Siswa Tahun Pelajaran 2015/2016, Sabtu, 4 Juni 2016.

Wisuda diikuti lulusan SMPN 02 Sunan Drajat, MTs Sunan Drajat, MA Sunan Drajat, MA Ma’arif 07 Sunan Drajat, dan SMK Sunan Drajat.

• Baca: Kiai Ma’ruf Minta Dukungan ke Ponpes Sunan Drajat Lamongan

Meski kedatangannya agak telat, ribuan wisudawan dan wali santri tetap setia menunggu Menpora di tenda utama lapangan Ponpes. “Yang penting bisa salaman dan cium tangan Kiai Ghofur,” kata Imam.

Khofifah, 17 Desember 2015

KHOFIFAH IP: Mensos Khofifah Indar Parawansa, dihadiahi serban saat menghadiri acara wisuda sarjana Institut Pesantren Sunan Drajat, 17 Desember 2015. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
KHOFIFAH IP: Mensos Khofifah dihadiahi serban saat menghadiri acara wisuda sarjana Institut Pesantren Sunan Drajat, 17 Desember 2015. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Saat itu Khofifah Indar Parawansa yang masih menjabat Menteri Sosial, dihadiahi serban hijau di acara wisuda sarjana angkatan IV Insud (Institut Pesantren Sunan Drajat). Hadir pula Pejabat Bupati Lamongan, Wahid Wahyudi.

Namun tiga tahun kemudian, lewat tayangan sebuah video, Kiai Ghofur justru ‘menyerang’ Khofifah karena perbedaan pilihan di Pilgub Jatim 2018.

• Baca: Pemilu! Khofifah: Perempuan Susah Pindah ke Lain Hati

Kiai Ghofur lebih memilih Saifullah Yusuf yang saat itu masih berpasangan dengan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas sebelum akhirnya mundur karena kesandung foto mesum.

Khofifah yang memilih tidak menanggapi ‘serangan’ Kiai Ghofur, malah memenangi Pilgub Jatim 2018 bersama Cawagub pasangannya, Emil Elestianto Dardak.