Ini Alasan Sebenarnya Khofifah ‘Sentil’ GBT Bau Sampah!

MOTIVASI: Aries Agung Paewai, pernyataan Khofifah bentuk motivasi bagi Pemkot Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
MOTIVASI: Aries Agung Paewai, pernyataan Khofifah bentuk motivasi bagi Pemkot Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Urusan bau sampah di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), ternyata lebih ramai ketimbang upaya Jatim menjadi salah satu venue gelaran Piala Dunia U-20 tahun depan.

Padahal, pernyataan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa soal GBT bau sampah hanya bentuk masukan dan motivasi bagi Pemkot Surabaya.

“Itu merupakan bentuk masukan dan motivasi bagi Pemkot Surabaya, untuk segera menyelesaikan persoalan sampah,” terang Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Jatim, Aries Agung Paewai di kantor gubernur Jatim, Surabaya, Sabtu (2/11/2019).

Masukan dan motivasi tersebut dilakukan Khofifah, kata Aries, agar tidak ada hal-hal teknis yang mengganggu penilaian saat FIFA melakukan peninjauan.

“Kita berbicara skala nasional, bukan daerah per daerah. Hal ini jangan disalahartikan dan ditanggapi negatif. Tidak ada Surabaya, tidak ada Malang, yang ada Jatim dan Indonesia,” jelasnya.

Aries menambahkan, Pemprov Jatim menyambut sangat baik terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Bahkan Khofifah menyatakan kesiapan Jatim menjadi salah satu venue.

Selain GBT, Khofifah juga mengajukan empat stadion lain sebagai alternatif lokasi pertandingan. Yakni Stadion Kanjuruhan Malang, Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Stadion Surajaya Lamongan, dan Stadion Gelora Bangkalan.

Alternatif stadion ini dipersiapkan lantaran FIFA mensyaratkan sejumlah hal, salah satunya yaitu tersedianya tempat berlatih bagi para peserta Piala Dunia U-20.

“Ibu Gubernur sangat berharap Jatim bisa dipilih menjadi salah satu venue dari enam venue yang dibutuhkan untuk Piala Dunia U-20. Karenanya beberapa alternatif tengah kami siapkan dengan baik,” terang Aries.

Terkait GBT, lanjut Aries, Khofifah sangat menghargai semangat Bonekmania dan Pemkot Surabaya agar dapat terpilih sebagai salah satu alternatif venue.

Namun harus tetap disiapkan alternatif sebagai pendukung bila terjadi sesuatu yang tak terduga. Dengan demikian, opsi Jatim sebagai salah satu venue tuan rumah Piala Dunia U-20 tidak sampai pindah ke provinsi lain.

» Baca Berita Terkait Khofifah, Pemkot Surabaya