IDI Jatim Beber Bahaya Asma Akut yang Diderita Risma

ASMA AKUT: Tri Rismaharini, didiagnosa menderita asma akut dan kini dirawat di RSUD dr Soetomo. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
ASMA AKUT: Tri Rismaharini, didiagnosa menderita asma akut dan kini dirawat di RSUD dr Soetomo. | Foto: Barometerjatim.com/DOK

SURABAYA, Barometerjatim.com – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini alias Risma yang kini terbaring sakit di RSUD dr Soetomo didiagnosa mengalami asma akut. Seberapa bahayakah penyakit ini?

Menurut Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim, dr Edi Suyanto asma akut tidak bisa dipandang remeh, karena berdampak pada fungsi organ lainnya. Termasuk berdampak langsung maupun tidak langsung pada fungsi sistem syaraf.

Gangguan asma akut, kata Edi, disebabkan terganggunya fungsi pernapasan dan cardiovascular. “Fungsi ini berpengaruh terhadap penderita, disebabkan faktor pencetus yang menjadi penyebab utama,” tandasnya di Surabaya, Minggu (30/6/2019).

Edi menjelaskan, faktor pencetus yang menimbulkan seseorang terjangkit asma di antaranya psikologi, infeksi, alergi, beban kerja, fisik maupun iklim.

Jika faktor tersebut tidak diperhatikan, maka sangat rentan terjangkiti asma. Salah satu faktor tersebut, tidak dipungkiri Edi menjadi penyebab asma yang kini diderita Risma. “Betul,’’ tegasnya.

Lantas, bagaimana pencegahannya? Menurut Edi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari faktor pencetus yakni dengan pola hidup sehat dan bersih, mengonsumsi makanan bergizi, dan berhenti merokok.

Seperti diberitakan, merujuk keterangan pihak Humas RSUD dr Soetomo, salah satu penyebab kesehatan Risma drop karena asma akut yang kambuh.

Saat ini kondisi Risma mulai membaik dan akan dipindah dari Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSUD dr Soetomo ke ruang rawat inap di Gedung Graha Amerta.

» Baca Berita Terkait Tri Rismaharini