Selasa, 04 Oktober 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Eri Cahyadi Perankan Soekarno dalam Film Koesno, Penonton Sampai Dibuat Terperangah!

Berita Terkait

NONTON BARENG: Eri Cahyadi bersama warga Surabaya nonton bereng film “Koesno”. | Foto: Barometerjatim.com/IST
NONTON BARENG: Eri Cahyadi bersama warga Surabaya nonton bereng film “Koesno”. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi tampil memukau saat memerankan Presiden Pertama RI, Soekarno dalam film “Koesno”. Ratusan warga Kota Pahlawan yang menonton pun dibuat terperangah.

Pemandangan itu terlihat saat mereka menonton film dokumenter yang mengisahkan tentang kelahiran, cinta, dan gagasan kebangsaan Bung Karno tgersebut bersama Eri di gedung bioskop XXI Tunjungan Plaza 1 Kota Surabaya, Minggu (14/8/2022).

Penonton dibuat terperangah bahkan merinding, lantaran gestur dan nada dialog Eri dinilai sama persis seperti Bung Karno.

“Film Koesno sangat menginspirasi bagi warga Kota Pahlawan. Khususnya tokoh Bung Karno yang diperankan langsung oleh Wali Kota Eri Cahyadi, mampu mengobarkan semangat juang dalam memperingati HUT ke – 77 Kemerdekaan RI,” kata Taufik, salah seorang warga.

“Apalagi tokoh Soekarno yang diperankan Wali Kota Eri Cahyadi, sangat keren dan apik. Beliau mampu mempresentasikan, bahwa pemimpin besar Bangsa Indonesia itu berasal dari Kota Surabaya,” sambungnya.

Senada dengan Taufik, warga lainnya, Anita  menyebut bahwa penampilan Eri sangat keren karena mampu memerankan tokoh Bung Karno dengan sangat apik.

“Film ini juga menambah wawasan kita, akting Pak Wali Kota Eri Cahyadi sangat bagus. Scene yang paling menarik buat saya adalah ketika wali kota menjelaskan tempat asli kelahirannya, yakni di Surabaya,” ucapnya.

Bung Karno Lahir di Surabaya

Sementara itu Eri menuturkan, lewat film ini masyarajkat bisa melihat dan mengetahui sejarah, bahwa Bung Karno bukan lahir di Blitar tetapi di Surabaya.

“Sehingga dengan semangat dan perjuangan Bung Karno yang mengikuti HOS Tjokroaminoto, artinya api perjuangan beliau menetes pada darah arek-arek Suroboyo,” katanya.

Eri berharap, melalui gelaran nobar film Koesno bisa mengetahui bahwa founding father bangsa Indonesia lahir di Surabaya, maka semangat pertempuran dan perjuangan untuk merebut kemerdekaan RI saat itu harus terus membara di tangan arek-arek Suroboyo.

“Dulu kita melawan penjajah untuk merebut kemerdekaan, maka hari ini seluruh stakeholder dan lapisan masyarakat Surabaya, harus berjuang dan bergotong-royong bersama untuk merebut kemerdekaan dari kemiskinan dan pengangguran,” harapnya.

Sebab, lanjut Eri, perjuangan untuk mengentaskan pengangguran dan kemiskinan di Surabaya harus terus dilakukan dan seluruh lapisan masyarakat harus berkontribusi untuk membangun Kota Pahlawan.

“Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di kota kita sendiri, tapi kita harus mewujudkan dan menerapkan hal itu sesuai dengan semangat dan api perjuangan yang telah diajarkan oleh Bung Karno kepada seluruh arek-arek Suroboyo,” tegasnya.

» Baca berita terkait Bung Karno. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -