Dua Alasan Mengapa Mantan Waka BIN Dukung Jokowi

MANTAP PILIH JOKOWI: Mantan Wakil Kepala BIN, As’ad Said Ali, pilih Jokowi karena pribadi yang religius dan sederhana. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
MANTAP PILIH JOKOWI: Mantan Wakil Kepala BIN, As’ad Said Ali, pilih Jokowi karena pribadi yang religius dan sederhana. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

MOJOKERTO, Barometerjatim.com – Religius dan sederhana menjadi alasan banyak tokoh, mengapa mereka kembali mendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Salah satunya mantan Wakil Kepala (Waka) Badan Intelijen Negara (BIN), As’ad Said Ali. Ini kesaksiannya:

Pertama, awal 2014, Jokowi datang ke kantor As’ad yang juga mantan wakil ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Tebet, Jakarta Selatan, untuk menghadap Rais Aam PBNU waktu itu, KH Mustofa Bisri (Gus Mus).

Memasuki maghrib, mereka kemudian shalat berjamaah yang diimami Gus Mus. Tempat shalat tidak terlalu luas, hanya cukup untuk enam orang. As’ad mengaku terkejut, ketika hendak iqomah ternyata didahului Jokowi.

• Baca: ‘Sandiwara’ Sarumpaet, Mantan Waka BIN: Tak Terorganisir!

“Iqomahnya benar, fasih, artinya dia biasa shalat. Shalatnya juga benar,” tuturnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Sabtu (6/10).

“Karena itulah kita putuskan, Kiai Mustofa Bisri rais aam waktu itu (bilang): Udah Ad (As’ad) ini aja. Shalatnya benar, tertib, insyaallah memimpin negara akan tertib. Alhamdulilah,” jelasnya.

Kesaksian kedua, lanjut As’ad, diawali ketika dirinya ke Singapura untuk berobat. Selesai berobat, teman As’ad, Khairul Naro (adik mantan Ketum PPP, Djaelani Naro) mengeluh jam tangannya rusak dan harus diperbaiki.

• Baca: Ditanya soal Jokowi, Menteri BUMN Salah Masuk Mobil

Saat datang ke toko komputer, ternyata jam tersebut baru bisa selesai dikerjakan dalam waktu seminggu karena onderdilnya langsung dari Tokyo, Jepang. As’ad lalu memutuskan agar diperbaiki di Jakarta saja.

“Saya bilang punya enggak peralatan di Jakarta, kita akan diperbaiki di sana. Katanya ada tapi belum buka, kira-kira seminggu lagi workshop. Siapa yang punya? Ternyata anaknya Presiden Jokowi,” kisahnya.

• Baca: Pakde Karwo Restui Namanya Dipakai Mendukung Jokowi

As’ad mengaku kaget, karena menurutnya workshop komputer adalah bisnis kecil. “Ini masyaallah, anak presiden mau bisnis kecil seperti itu. Artinya ini (anaknya) orang yang sederhana, merakyat,” katanya.

Nah, religius dan kesederhanaan itulah, tambah As’ad, yang semakin memantapkan dirinya dan mengajak publik untuk kembali mendukung Jokowi di Pilpres 2019.