Dilantik! Whisnu Sakti Hanya 7 Hari Jabat Wali Kota Surabaya

HANYA TUJUH HARI: Whisnu Sakti Buana, dilantik Gubernur Khofifah menjadi wali kota Surabaya definitif. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
HANYA TUJUH HARI: Whisnu Sakti Buana, dilantik Gubernur Khofifah menjadi wali kota Surabaya definitif. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Whisnu Sakti Buana naik kelas. Dari semula wakil wali kota, kini menjabat wali kota Surabaya definitif setelah dilantik Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (11/2/2021).

Pelantikan mengacu pada Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 131.35-210 Tahun 2021 tanggal 8 Februari 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Wali Kota dan Pengesahan Pemberhentian Wakil Wali Kota Surabaya.

Sebelumnya, politikus PDIP itu ditunjuk sebagai Plt Wali Kota Surabaya berdasarkan Surat Perintah Tugas Gubernur Jatim Nomor 131/1143/011.2/2020 tanggal 23 Desember 2020, setelah Wali Kota Tri Rismaharini ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Sosial.

Turut hadir dalam acara pelantikan yakni Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak; Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono; Sekda Kota Surabaya, Hendro Gunawan; serta Ketua DPRD Surabaya, Dominicus Adi Sutarwijono.

Sebagai wali kota definitif, Whisnu akan melanjutkan sisa masa jabatan periode 2016-2021 yang hanya sepekan atau hingga 17 Februari 2021.

Bahkan kalau dihitung hari kerja efektif, maka hanya tiga hari, yakni Kamis hari ini, Senin dan selasa pekan depan. Sebab Jumat besok tanggal merah libur Hari Raya Imlek.

Khofifah berharap, di sisa jabatannya, Whisnu bisa terus melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro semaksimal mungkin, sehingga bisa berseiring dengan upaya pembangkitan ekonomi kawasan Surabaya.

“Jadi, tugas untuk melakukan PPKM Mikro secara komprehensif akan berseiring dengan berbagai ikhtiar dan kepercayaan investor, baik dalam dan luar negeri utamanya di Kota Surabaya,” pesan Khofifah.

Sementara Whisnu mengaku siap menjalankan tugas seperti sebelum-sebelumnya. Secara khusus dirinya berharap agar Surabaya bisa segera beralih dari zona oranye menjadi kuning bahkan hijau.

“Kita tentunya ingin Surabaya ini bisa segera pulih dari pandemi, baik secara ekonomi maupun kesehatannya,” ucapnya.

» Baca Berita Terkait Pemkot Surabaya