Diiringi Gerimis, MWCNU Paciran Gelar Kirab 21 Ribu Santri

HARI SANTRI DI LAMONGAN: 21 ribu santri memperingati Hari Santri Nasional (HSN) di Terminal ASDP Paciran, Lamongan, Senin (29/10). | Foto: Barometerjatim.com/WINNIE
HARI SANTRI DI LAMONGAN: 21 ribu santri memperingati Hari Santri Nasional (HSN) di Terminal ASDP Paciran, Lamongan, Senin (29/10). | Foto: Barometerjatim.com/WINNIE

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Sekitar 21 ribu santri di wilayah Pantura Lamongan memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Paciran di Terminal ASDP Paciran, Lamongan, Senin (29/10).

Acara diawali dengan kirab santri. Kondisi cuaca yang diwarnai hujan gerimis tak menyurutkan para santri untuk memperingati HSN. Sesampainya pada garis finish di Terminal ASDP Paciran, mereka lalu melakukan senam dayung ala santri yang dipandu dua instruktur.

Usai senam dan sebelum pengundian doorprize, acara dilanjutkan dengan seremonial. Para santri pun terlihat khidmat mengikuti acara, termasuk saat mendengarkan taushiyah yang disampaikan Rais Syuriyah MWCNU Paciran, KH Salim Azhar.

• Baca: Ketua PWNU Jatim: Indonesia Warisan Para Kiai dan Ulama

“Luasnya Terminal ASDP Paciran tidak mampu menampung banyaknya jumlah santri yang mengikuti acara ini. Hal ini tak lepas karena anugerah Allah Swt, menggerakkan semangat para santri mengikuti acara ini,” kata Kiai Salim.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan sponsor acara. “Semoga usahanya semakin maju dan tambah sukses. Mewakili panitia pelaksana, saya juga mohon maaf kalau ada kekurangan,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Kecamatan Paciran, Sukri menyampaikan, “Saya mewakili bupati Lamongan dan camat Paciran mohon maaf karena beliau berdua ada agenda pemerintahan yang tidak dapat ditinggalkan, sehingga tidak dapat menghadiri acara ini.”

• Baca: Duet Kiai Salim-Supandi Pimpin PCNU Lamongan 2018-2023

Dalam pidatonya, Sukri menyampaikan optimisme bahwa masa depan Indonesia dan NU akan semakin maju. Dia juga menyampaikan kebanggaan dengan wilayah Paciran yang semakin agamis.

“Paciran itu ibaratnya lautan santri dan hutan para kiai,” ucapnya, sembari berharap Kamtibmas di wilayah Paciran tetap kondusif dan aman. Masyarakatnya tidak mudah terprovokasi yang bisa menganggu keamanan dan kerukunan.

Hadiah Tiket Umroh

Peringatan HSN juga diwarnai dengan pengundian sejumlah hadiah, di antaranya tujuh sepeda gunung, satu sepeda motor, tiket wisata ke Bali, serta tiket ibadah umroh ke Makkah.

Dua hadiah utama berupa sepeda motor dan tiket umroh diraih santri yang beruntung dari Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah Kranji, Paciran.

• Baca: Sekjen JKSN: Kalau Pak Jokowi Tak Datang, Kasihan Nama NU

“Acara ini event tahun keempat dengan peserta dan doorprize yang lebih besar dari tahun sebelumnya,” terang Syahrul Munir, ketua panitia.

Tak lupa panitia mengajak para santri melakukan doa bersama untuk korban jatuhnya pesawat terbang di laut Karawang, Jawa Barat. winnie