Didukung Ra Kholil, Prabowo Rasakan Energi dari Kiai As’ad

PERINGATAN MAULID NABI: Prabowo Subianto menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Wali Songo Situbondo, Sabtu (24/11) malam. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
PERINGATAN MAULID NABI: Prabowo menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Ponpes Wali Songo Situbondo, Sabtu (24/11) malam. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SITUBONDO, Barometerjatim.com – Bagi Capres Prabowo Subianto, hadir di Ponpes Wali Songo, Mimbaan, Panji, Situbondo, asuhan KHR Mohammad Kholil As’ad Syamsul Arifin (Ra Kholil) layaknya pulang ke rumah sendiri. Maklum, keluarga Prabowo dan Ra Kholil sudah bersahabat sejak lama.

“Bahkan sebetulnya KH As’ad Syamsul Arifin (ayah Ra Kholil) itu sahabat kakek saya, Pak Margono (Raden Mas Margono Djojohadikusumo, red),” kata Prabowo saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Ponpes Wali Songo, Sabtu (24/11) malam yang dihadiri puluhan ribu jamaah.

Dalam catatan sejarah, Raden Mas Margono Djojohadikusumo adalah tokoh penting di zamannya dan pendiri Bank Negara Indonesia (BNI). Sedangkan ayah Prabowo, Sumitro Djojohadikusumo dikenal sebagai begawan ekonomi Indonesia.

• Baca: Prabowo: Senyum Para Elite di Jakarta Banyak Palsunya

Prabowo ingat betul, saat muda dia kerap melihat kakeknya melakukan pertemuan dengan Kiai As’ad. “Jadi kalau dengar nama Kiai As’ad Syamsul Arifin, mikir juga. Sangat diperhitungan kiai-kiai di Jawa Timur ini,” katanya.

Kenapa demikian? Lanjut Prabowo, “Tentunya, karena para ulama, para habaib itu adalah guru dan dekat sama rakyatnya, sehingga mengerti keadaan rakyat. Kalau rakyat sulit, yang bertapa, tahu, pasti para ulama.”

Karena itu, Prabowo merasa sangat dekat dengan keluarga Ra Kholil. Dia mengistilahkan, walaupun jauh di mata tapi dekat di hati. Maka, tanpa harus meminta dukungan, dia merasa yakin sudah didukung Ra Kholil dan para santri, wali santri dan jamaahnya.

• Baca: Demo ‘Tampang Boyolali’ Tak Akan Gerus Popularitas Prabowo

Prabowo bahkan menegaskan semangat dan keberaniannya bertambah sejak menginjakkan kaki di Ponpes Wali Songo dan melihat puluhan ribu jamaah yang hadir. “Saya tidak tahu, mungkin ada energi, mungkin ruhnya Kiai As’ad Syamsul Arifin memberi suatu kekuatan kepada saya,” katanya.

“Saya kok sekarang tambah berani! Dulu waktu di Kopassus agak berani, sekarang saya tambah berani!” tambahnya yang disambut jamaah dengan pekik Allahu Akbar!

Sempat terdiam sejenak, mantan Danjen Kopassus itu kembali menegaskan, dirinya sangat hormat dengan keluarga Ra Kholil serta para kiai, ulama dan habaib.

• Baca: Kubu Prabowo-Sandiaga Kritisi Ijtihad Politik Kiai NU

“Mohon doanya agar niat baik ini, hanya ingin berbuat yang baik untuk bangsa dan negara dikabulkan Allah Swt,” ucapnya.

Ra Kholil sendiri sejak awal menyatakan dukungannya. Bahkan Oktober lalu mengeluarkan surat imbaun dan ajakan kepada masyarakat, yang ditulis dalam bahasa Madura dan Arab pegon, agar memilih Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

» Baca Barita Terkait Prabowo, Pilpres 2019