Besok Siang, 40 Anggota DPRD Kota Malang Hasil PAW Dilantik

PENYERAHAN SK PAW: Gubernur Soekarwo menyerahkan 40 SK Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Malang. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
PENYERAHAN SK PAW: Gubernur Soekarwo menyerahkan 40 SK Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Malang. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Hampir sepekan kursi anggota DPRD Kota Malang kosong, mulai Senin (10/9) besok akan terisi kembali. Ini setelah Gubernur Jatim, Soekarwo menyerahkan 40 Surat Keputusan (SK) Penggantian Antar Waktu (PAW) kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Malang.

“Semua berkas sudah saya tandatangani dan distempel basah. Selanjutnya, Pak Plt Walikota, Pak Sekda, Pak Sekwan dan para pimpinan dewan untuk menyiapkan mekanisme pelantikannya Senin,” terang Soekarwo usai rapat Konsolidasi PAW DPRD Kota Malang di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (8/9).

Sedangkan penentuan pimpinan dewan, fraksi, komisi dan kelengkapan dewan lainnya seperti badan musyawarah, menurut Pakde Karwo — sapaan akrab Soekarwo —  akan dilakukan secara mutatis mutandis. Dengan demikian, usai pelantikan semua anggota dewan bisa langsung menjalankan tugas masing-masing.

• Baca: PAW 41 Anggota DPRD Kota Malang Dipastikan 10 September

Saat pelantikan yang akan dilaksanakan besok pukul 13.00 WIB, lanjutnya Pakde Karwo, para anggota DPRD hasil PAW juga akan melakukan penandatanganan pakta integritas.

Di sisi lain, Pakde Karwo menyampaikan apresiasi atas kinerja Satgas PAW yang dibentuk Rabu lalu. Anggota Satgas ini terdiri dari pimpinan Parpol, KPU, jajaran Pemkot Malang dan Pemprov Jatim.

“Terima kasih atas kerja keras semua tim, sehingga dalam waktu tiga hari SK PAW ini bisa terselesaikan dengan baik,” tuturnya.

• Baca: Fokus Hadapi KPK, Ketua DPRD Kota Malang Mundur

Menurut Pakde Karwo, kinerja cepat tersebut menunjukkan bahwa sistem partai dan birokrasi berjalan sangat baik. Apalagi, usai kegiatan rapat, jajaran Pemkot juga terus rapat dengan pimpinan Parpol dan pimpinan dewan yang ada untuk mempersiapkan acara pelantikan.

“Semua kerja keras ini dilakukan untuk mempercepat proses, sehingga roda pemerintahan bisa berjalan kembali dan masyarakat bisa terlayani dengan baik,” pujinya.