Wapres: Manfaatkan, Sampah Jangan Dianggap ‘Lawan’

RANGKAIAN KUNKER: Wapres Jusuf Kalla hadir di Surabaya untuk melakukan serangkaian kunjungan kerja, di antaranya menghadiri HPSN dan mngunjungi RSI Wonokromo dan Unusa.

SURABAYA, Barometerjatim.com – Sampah bisa jadi kawan bisa pula jadi lawan, tergantung cara kita memperlakukannya. “Dari sisi kawan harus ada treatment yang baik dan bermanfaat,” kata Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) di Taman Surabaya, Kecamatan Bulak, Surabaya, Selasa (28/2.

Wapres hadir di Kota Pahlawan didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk menghadiri Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

Kehadiran JK disambut ratusan pelajar yang mengenakan pakaian daur ulang. Mereka berjajar rapi di ruas jalan yang dilewati Wapres. Selain itu sekitar 80 pelajar dari 28 sekolah dasar di Surabaya juga memberi hiburan Tari Remo, tarian Jawa Timuran.

• Baca: Tahun Ini, Gubernur Janji Bangun Pengelolaan Limbah B3

Jika sampah bisa diperlakukan dengan baik, lanjut JK, maka limbah sampah dari industri, rumah tangga dan sebagainya bisa bernilai ekonomis. “Semua bisa terjadi. Sampah bisa diubah menjadi listrik, pupuk dan didaur ulang,” katanya.

Sebaliknya, sampah bisa menjadi bencana jika masyarakat menganggapnya sebagai ‘lawan.’ “Kalau dianggap berbahaya bisa menjadi penyakit, merusak lingkungan dan menimbulkan banjir,” katanya.

Selain menghadiri acara HPSN di Taman Surabaya, Wapres juga dijadwalkan meluncurkan program vokasi industri tahap satu di PT Dwi Prima Sentosa, Jalan Mojosari, Gempol, Mojokerto.

Setelah itu, bersama Gubernur Soekarwo, Wapres akan mengunjungi Rumah Sakit Islam (RSI) Wonokromo dan berlanjut ke Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).