Terkendala Girder, Ruas Tol Paspro Tak Bisa Difungsionalkan

TERKENDALA PEMASANGAN GIRDER: Gatot Sulistyo Hadi, tol Pasuruan-Probolinggo tak bisa difungsionalkan karena terkendala pemasangan girder. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
TERKENDALA PEMASANGAN GIRDER: Gatot Sulistyo Hadi, tol Pasuruan-Probolinggo tak bisa difungsionalkan karena terkendala pemasangan girder. | Foto: Barometerjatim.com/DOK

SURABAYA, Barometerjatim.com – Upaya Pemprov Jatim untuk mengusir ‘hantu kemacetan’ setiap perjalanan mudik maupun balik lebaran, rupanya belum bisa berjalan maksimal.

Ini lantaran ada beberapa ruas yang diharapkan bisa difungsionalkan ternyata tidak bisa, di antaranya ruas tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro).

“Awalnya Pasuruan-Probolinggo bisa. Tetapi setelah kami telusuri kami konfirmasi ke PUJT-nya ternyata tidak bisa, karena saat ini sedang dilakukan pemasangan semua girder,” kata Kadis PU Bina Marga Provinsi Jatim, Gatot Sulistyo Hadi, Jumat (1/6).

• Baca: Pacu Infrastruktur, Jokowi Resmikan Tol Ngawi-Wilangan

“Pemasangan girder harus dijauhkan dari lalu lalang orang. Mengingat sebelumnya terjadi masalah dan saat ini memburu waktu (penyelesaian).”

Selebihnya, beberapa ruas lain telah disiapkan. Dua ruas tol Mantingan-Ngawi dan Wilangan-Kertosono akan difungsionalkan pada arus mudik lebaran 2018.

Dengan demikian, masyarakat pengguna jalan bisa memanfaatkan ruas tol Surabaya-Mantingan dan pada lebaran tahun ini diharapkan tersambung dengan ruas tol menuju Surabaya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan ruas tol Ngawi-Wilangan sepanjang 49,51 Km pada Kamis (29/3) lalu. Ruas tolyang diresmikan merupakan bagian dari ruas tol Mantingan-Ngawi-Kertosono sepanjang 122,46 Km.

• Baca: Mengular Sepanjang 36,27 Km, Tol Sumo Diresmikan Jokowi

Sementara ruas tol Mantingan-Ngawi sepanjang 34,20 Km dan Wilangan-Kertosono sepanjang 38,75 km belum selesai pembangunannya dan ditargetkan baru beroperasi pada akhir 2018.

Untuk ruas Gempol-Pasuruan sepanjang 34,15 Km yang sudah operasional sepanjang 13,90 Km untuk Gempol-Rembang. Lalu ruas tol Rembang-Pasuruan sepanjang 6,60 Km akan difungsionalkan saat arus lebaran, namun tol Pasuruan-Grati 13,65 Km belum bisa fungsional.

“Sedangkan untuk bagian dari Proyek Strategi Nasional (Non Trans Jawa) ruas tol Pandaan-Malang sepanjang 38,49 km diharapkan bisa fungsional saat lebaran,” pungkas Gatot.