Teladani Nabi Ibrahim, Gus Hans: Penting Pemimpin Jaga Lisan!

TELADANI NABI IBRAHIM: Gus Hans saat menjadi khatib shalat Idul Adha di Masjid Al Mujahidin. | Foto: Ist
TELADANI NABI IBRAHIM: Gus Hans saat menjadi khatib shalat Idul Adha di Masjid Al Mujahidin. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU), KH Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans menekankan pentingnya pemimpin untuk mengedepankan dialog dalam memutuskan perkara.

“Ketika mendapatkan perintah dari Allah Swt untuk menyembelih putranya, Ismail, Nabi Ibrahim tidak langsung menjalankan perintah-Nya. Tapi menyampaikan dulu perintah tersebut kepada Ismail,” katanya.

Hal itu dikatakan Gus Hans saat menjadi khatib shalat Idul Adha di Masjid Al Mujahidin, kompleks gedung DPD Partai Golkar Jatim, Jalan Ahmad Yani 113 Surabaya, Minggu (11/8/2019).

Menurut Gus Hans, adanya dialog dan musyawarah di antara dua makhluk mulia tersebut memberikan setidaknya dua pelajaran bagi kita. Pertama, perlunya dialog dan musyawarah dalam segala hal.

“Tak sedikit permasalahan terjadi lantaran nir-komunikasi, tidak adanya dialog dan musyawarah di antara pihak,” katanya.

Kedua, menjaga lisan dari hal-hal yang tidak penting. Sehingga ketika reputasi pemilik lisan baik track record-nya, maka apapun isi perintahnya akan diikuti orang, tanpa harus memerintah dengan marah-marah atau penuh umpatan.

“Pemimpin yang baik adalah ketika bisa memberikan masukan dan nasihat dengan hati yang bersih dan tenang, tanpa harus dengan umpatan dan marah-marah. Terlebih malah mengkapitalisasi kesalahan anak buah untuk kepentingan citranya,” paparnya.

Kemarahan, lanjut Gus Hans, adalah wujud dari kegagalan dalam komunikasi yang dijalin. Anehnya, tidak sedikit pemimpin yang bangga dikenal karena marahnya, bukan karena sikap lemah lembutannya.

“Nabi Ismail seketika itu menerima perintah dari orang tuanya, karena tahu betul reputasi tentang kebersihan hatinya,” ucap Gus Hans.

“Sehingga, dia yakin bahwa apa yang disampaikan oleh orang tuanya adalah benar-benar perintah dari Allah Swt,” tandas pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Queen Al Azhar Darul Ulum Jombang tersebut.

» Baca Berita Terkait Gus Hans, Idul Adha