Sentil Machfud, Banteng Lawas: Jangan Alergi Wong Cilik!

SURABAYA BERSAMA WONG CILIK: Saleh Mukadar, jangan alergiwong cilik dalam membangun Kota Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SURABAYA BERSAMA WONG CILIK: Saleh Mukadar, jangan alergiwong cilik dalam membangun Kota Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Banteng lawas — kader senior PDIP dan aktivis Pro Mega — terpanggil dan bersemangat memenangkan Eri Cahyadi-Armuji, lantaran ada sejumlah pihak yang ingin meninggalkan wong cilik, rakyat di kampung-kampung, dalam kebijakan pemerintah kota ke depan.

Sebaliknya, mereka hanya ingin Surabaya membangun gedung-gedung tinggi. ”Banteng harus berjuang sekuat tenaga membela wong cilik,” kata Ketua Posko Banteng Lawas, Saleh Ismail Mukadar saat silaturahmi di kantor DPC PDIP Surabaya, Kamis (22/10/2020).

“Setiap ada kelompok politik yang alergi kepada wong cilik, saat itulah banteng berdiri di garis terdepan untuk membela wong cilik dan rakyat kebanyakan,” tegas ketua DPC PDIP Surabaya 2005-2010 tersebut.

Penegasan Saleh itu seolah menyentil Machfud Arifin. Seperti diberitakan sejumlah media online, saat mengadakan silaturahim dengan warga di Jalan Asem Bagus, Gang III, Kelurahan Tembok Dukuh, Bubutan, Selasa (13/10/2020), Cawali nomor urut dua itu menyebut agar warga Surabaya jangan jadi wong cilik terus.

“Warga Surabaya jangan mau jadi wong cilik terus dan dibohongi,” katanya. Ditemui usai ucara, apa yang dia sampaikan tersebut dimaksudkan agar ada kemampuan daya beli warga. Jangan warga sekadar dikasih makanan, tapi juga harus dikasih pekerjaan.

“Kita mau membuka lapangan pekerjaan, satu tahun seratus ribu,” tuturnya. Bagi mantan Kapolda Jatim itu, jika masih banyak pengangguran di Kota Surabaya maka daya beli otomatis akan menurun.

Untuk itu, dia akan menyiapkan program mulai dari bantuan modal bagi UMKM hingga bantuan dana Rp 1 juta per kepala keluarga setiap bulannya.

Di sisi lain, Cawali nomor urut satu Eri Cahyadi menegaskan, jika terpilih menjadi wali kota maka setiap kebijakan yang diambil akan selalu mengutamakan wong cilik, sebagaimana perjuangan para kader senior PDIP.

”Platform kerakyatan selama ini telah melandasi kerja saya di Pemkot Surabaya, ke depan ya pasti semakin mengutamakan wong cilik,” katanya.

“Sekolah dan berobat tetap gratis. Jangan ada warga susah makan. Ekonomi rakyat dihidupkan dan sebagainya, semua berbasis kebutuhan rakyat kecil,” tegas mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu.

DUKUNGAN BANTENG LAWAS: Saleh Mukadar, tekad banteng lawas menangkan Eri-Armuji di Pilwali Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
BANTENG LAWAS: Saleh Mukadar, tekad banteng lawas menangkan Eri-Armuji di Pilwali Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya