Geger Sirekap KPU di Jatim, Gila! Ribuan Suara Arzeti Bilbina Raib Hanya Dalam Satu Jam

| -
Geger Sirekap KPU di Jatim, Gila! Ribuan Suara Arzeti Bilbina Raib Hanya Dalam Satu Jam
DIRUGIKAN SIREKAP: Arzeti Bilbina, Caleg DPR RI Dapil Jatim I dari PKB | Foto: IST Barometerjatim.com/RO

SURABAYA | Barometer Jatim – Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU bikin geger suasana penghitungan suara Pemilu Legilatif (Pileg) 2024, lantaran perolehan suara Caleg berubah-ubah bahkan tak sedikit yang terjun bebas.

Salah satunya dialami Caleg Petahana DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Arzeti Bilbina yang bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim I meliputi Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

Artis murah senyum ini terkejut dengan perolehan suaranya yang berubah-ubah dan menurun dalam jumlah ribuan hanya dalam hitungan jam.

Seperti yang terjadi pada Senin (19/2/2024) pukul 16.00 WIB. Suara Arzeti tercatat di angka 29.001 dengan jumlah TPS masuk 55,01% dan menempatkannya di posisi teratas Caleg lain dari PKB di Dapil Jatim I, unggul dengan selisih 2.000 lebih dari Caleg pesaing terdekat yang berada di bawahnya. 

Namun hanya dalam satu jam dengan penghitungan masuk 55.18%, suara Arzeti berubah merosot di angka 27.202 suara.

“Sudah ngawur Sirekap di Jatim ini ya. Kok bisa angka Mbak Arzeti menurun sampai dua ribuan dalam waktu satu jam dengan persentase perhitungan yang justru bertambah. Ini yang mengejutkan Mbak Arzeti dan tim kami di sini,” kata Ketua Tim Pemenangan Arzeti Bilbina, Nur Zaini.

Dia mempertanyakan kinerja Sirekap KPU di Jatim, khususnya Sidoarjo dan Surabaya. Mengapa tidak ada sinkronisasi antara jumlah persentase suara yang masuk dan malah mengalami pengurangan, bukan penambahan.

“Ini yang kita khawatirkan, yang membuat kita terkejut setiap melihat update perhitungan suara. Kita ingin pertanyakan hal ini kepada tim Sirekap, siapa yang menginput data ini sehingga terjadi pengurangan angka yang sangat besar. Jangan main-main, ini angkanya turun sampai dua ribuan suara,” geram Nur Zaini.

“Saya ingin mengajak KPU bersama-sama menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara negara. Jangan karena produk gagal yang namanya Sirekap ini menurunkan demokrasi di Indonesia, apalagi dijadikan produk hukum penentu suara, ngawur banget!” imbuhnya.

Karena itulah, dia bersama timnya berencana menyambangi KPU di Sidoarjo untuk menanyakan sistem input suara yang masuk dari TPS di Surabaya dan Sidoarjo. Nur Zaini dan timnya juga terus melakukan pengawalan suara Arzeti jangan sampai ada yang hilang dan dirugikan.

“Kita kawal terus suaranya. Jangan sampai kehilangan apalagi terbagi dengan calon lainnya. Kita sudah punya data dari jumlah suara yang sudah kita terima,” tegasnya.{*}

| Baca berita Pemilu 2024. Baca tulisan terukur Roy Hasibuan  | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.