Nawardi Harap KPU Surabaya Cetak Sejarah Calon Independen

KUNKER DPD RI: Ahmad Nawardi (tengah) kunjungan kerja ke KPU Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KUNKER DPD RI: Ahmad Nawardi (tengah) kunjungan kerja ke KPU Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Anggota DPD RI, Ahmad Nawardi berharap KPU Surabaya bisa mencetak sejarah, yakni meloloskan calon perseorangan atau independen di Pilwali 2020.

“Saya sangat mengapresiasi, bahwa di Surabaya masih ada masyarakat yang mencalonkan diri sebagai calon perseorangan,” kata Nawardi saat melakukan kunjungan kerja ke kantor KPU Surabaya di Jalan Adityawarman, Kamis (5/3/2020).

Kedatangan Nawardi diterima dua komisioner KPU Surabaya, yakni Naafilah Astri Swarist (Divisi Perencanaan, Data dan Informasi), serta Subairi (Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM).

“Kita berharap KPU Surabaya bisa mencetak sejarah, melahirkan sejarah baru, karena di Pilkada 2015 Surabaya tanpa calon perseorangan yang mendaftar,” sambungnya.

Sebaliknya, di Pilwali 2020 ini ada kemajuan, karena ada calon perseorangan yang mendaftar bahkan lebih dari empat meski sementara hanya satu yang lolos, yakni pasangan Moh Yasin-Gunawan.

Bagi Nawardi, ini merupakan keberhasilan KPU Surabaya dalam menyosialisasikan Undang-Undang (UU) No 10 Tahun Tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah, PKPU, serta tahapan Pilkada.

Sehingga, melahirkan banyak orang untuk ikut serta mendaftarkan diri, baik dari jalur perseorangan maupun nanti lewat Parpol.

“Semoga ini ada sejarah baru di Surabaya, setelah vakum lima tahun tanpa calon independen, selain banyak calon dari Parpol,” ujarnya.

“Semakin banyak calon, saya kira itu keberhasilan bangsa dalam membangun demokrasi. Semakin banyak partisipasi politik, baik memilih ataupun dipilih, itu artinya demokrasi semkain berkembang di Surabaya.”

Sidak Ruangan Verifikasi

SIDAK: Ahmad Nawardi sidak ruang verifikasi administrasi KPU Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SIDAK: Ahmad Nawardi sidak ruang verifikasi administrasi KPU Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Dalam kesempatan tersebut, Nawardi juga melakukan sidak ruangan untuk verifikasi administrasi yang berada di lantai tiga. “Ya, saya ikut melihat verifikasi di KPU yang diawasi langsung oleh Panwascam,” katanya.

Selebihnya, Nawardi mendapat banyak masukan tentang Pilwali Surabaya, termasuk tahapan yang sudah berjalan dan sekarang masuk verifikasi administrasi calon perseorangan, serta tes tulis untuk calon Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“KPU sudah bekerja keras, bahkan sampai jam tiga dini hari baru pulang. Patut kita apresiasi kerja-kerja KPU dan jajarannya,” katanya.

Soal masukan dari komisioner KPU Surabaya, Nawardi akan meneruskannya ke DPD RI, kebetulan para senator di Senayan akan membahas revisi UU No 10 Tahun 2016.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya