Mensos: Jangan Ada Lagi Anak Seret Ibunya ke Pengadilan

SAYANGI & HORMATI LANSIA: Mensos Khofifah Indar Parawansa ajak generasi muda sayangi dan hormati para lansia saat acara puncak Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. | Foto: Humas Kemensos/IKHWAN

MERANGIN, Barometerjatim.com – Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengajak generasi muda untuk menghormati orang tua dan para lansia. Mereka telah membesarkan anak-anaknya dengan penuh kasih sayang. Tidak sepatutnya dilupakan atau disisihkan, karena tidak ada yang bisa membayar nilai kasih sayang dan air susu seorang ibu.

“Jangan sampai terjadi lagi kasus seorang anak yang menyeret ibunya ke pengadilan terkait masalah utang-piutang,” ujar Mensos saat berpidato pada acara puncak Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2017 di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Senin (15/5).

“Ini menyedihkan. Sebab dari orang tua, kita dapat belajar banyak hal. Kita dapat meneladani kerja keras dan perjuangan mereka untuk mengasuh dan menyejahterakan anak-anaknya.”

Tak sebatas mengajak, sebagai bagian dari wujud perhatian dan penghormatan kepada lansia, pemerintah juga telah menyiapkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk lansia.

Saat ini ada 150 ribu lansia di atas 70 tahun yang kurang mampu. Mereka mendapat bantuan sosial (bansos) Rp 2 juta per tahun dengan empat kali cair. Khusus di Provinsi Jambi, total bansos untuk lansia pada 2017 yakni Rp 1,4 miliar yang dibagikan untuk 700 jiwa.

Sementara menyambut HLUN 2017 juga digelar beragam kegiatan di berbagai titik di Indonesia. Di antaranya anjangsana ke rumah sakit untuk memotivasi kepulihan lanjut usia di 15 rumah sakit yang tersebar di lima provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat DI Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

• Baca: Populasi 25,48 Juta, Indonesia Menuju ‘Negara Lansia’

Selain itu digelar bakti sosial dengan pemberi bantuan aksesibilitas/alat bantu/RLTH kepada lanjut usia, bakti sosial melalui kegiatan bedah Rumah dan bantuan sarana kamar yang dilaksanakan di Kabupaten Jombang, Kabupaten Toli-toli, Kabupaten Mesuji, Kabupaten Benteng, Kabupaten Pidie Jaya, dan Kabupaten Merangin. Total bedah rumah dan bantuan sarana kamar diperuntukkan untuk 115 lansia.

Di Kabupaten Merangin juga digelar pemeriksaan kesehatan gratis lanjut usia, pemberian aksesibilitas kepada lanjut usia berupa kaca mata baca, kursi roda, kruk, tongkat kaki 3, kaki palsu dan tangan palsu.

Ditambah pameran menampilkan karya-karya lanjut usia, pentas seni oleh lanjut usia, senam sehat lanjut usia yang diikuti 775 orang peserta dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi.